Tujuan Menikah yang Benar

Tujuan Menikah yang Benar

185
0
SHARE
Tujuan Menikah yang Benar
source : trenologi.com

KabarFemale– Setiap orang yang menikah memiliki tujuannya masing-masing. Tujuan tersebut tergantung pada pengalaman hidupnya. Juga dipengaruhi lingkungan sekitar yang membentuknya. Ada yang tujuannya ingin memiliki orang dicintai, ada juga yang bertujuan ingin membina keluarga kecil yang bahagia.
Namun sebetulnya, ada tujuan menikah yang jauh lebih mulia dari sekadar untuk memiliki seseorang yang dicintai seutuhnya. Tujuan yang mulia akan membuat pernikahan menjadi lebih bahagia serta tertata dengan baik. Tujuan pernikahan yang baik dan benar ialah sebagai berikut:

  1. Memelihara diri. Pernikahan merupakan ikatan yang akan membuat orang terlindung dari segala bahaya yang mengancam dirinya. Terutama bahaya yang mengancam kehormatan diri. Dengan menikah, orang juga akan terpelihara dari fitnah serta godaan nafsu yang terkadang tidak bisa dikendalikan. Orang bisa saja selamat dari nafsunya sendiri jika ia memiliki jiwa yang kuat. Namun belum tentu selamat dari fitnah. Karena mata dan mulut setan ada di mana-mana.
  2. Menyatukan cinta dalam ikatan suci. Cinta merupakan sesuatu yang suci. Sepatutnya-lah cinta diikat dengan ikatan suci. Dan satu-satunya ikatan suci untuk cinta ialah ikatan pernikahan. Cinta berasal dari emosi dan nafsu. Dimana apabila dibiarkan, akan menjerumuskan orang yang sedang dilanda perasaan cinta. Untuk menyucikan dan menjaga agar cinta tidak menjerumuskan orang yang sedang merasakannya, maka satu-satunya ikatan yang suci ialah ikatan pernikahan.
  3. Memelihara keturunan. Salah satu tujuan menikah ialah untuk memiliki keturunan. Memiliki keturunan sebetulnya bisa saja terjadi meski tidak menikah. Namun keturunan di luar pernikahan menjadi tidak terpelihara. Anak yang lahir memang suci. Namun secara hukum, statusnya menjadi tidak jelas. Masyarakat juga tak jarang menghakimi anak di luar pernikahan yang sebetulnya tidak bersalah.
  4. Menjaga kehormatan keluarga. Menjaga kehormatan dan nama baik keluarga merupakan tanggung jawab semua individu yang ada di keluarga tersebut. Termasuk anggota keluarga yang belum menikah. Jika seseorang dalam satu keluarga berbuat hal memalukan akibat tidak segera menikah, maka nama keluarga tersebut dipertaruhkan. Menikah berarti menjaga nama baik keluarga agar tidak tercemar.
  5. Belajar menjadi orang yang bertanggung jawab. Dengan menikah, tanggung jawab individu akan bertambah. Seiring bertambahnya tanggung jawab, orang yang menikah akan terus belajar menjadi orang yang bertanggung jawab. Semakin belajar, semakin besar tanggung jawab yang akan dipikulkan Tuhan. Tanggung jawab juga akan membuat orang yang menikah menjadi bisa bersikap lebih dewasa.

 

AFR150301

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.