Tips Mendamaikan Teman dengan Pasangannya

Tips Mendamaikan Teman dengan Pasangannya

178
0
SHARE
Tips Mendamaikan Teman dengan Pasangannya
Source: shutterstock

KabarFemale– Dalam hubungan persahabatan yang kuat, terkadang masalah teman bisa menjadi masalah kita juga. Bagaimana tidak, ketika kita hendak fokus melakukan sesuatu, tiba-tiba teman datang dengan masalah. Baik itu masalah pekerjaan, masalah keluarga, maupun masalah pribadi seperti masalah asmara atu cinta.
Ketika masalah menimpa teman kita di saat kita sedang sibuk, kita pun dilema. Mau dibiarkan, teman kita akan semakin stres dengan masalahnya. Mau dilayani, kita sedang sibuk dengan pekerjaan kita. Maka langkah terbaik yang harus kita ambil ketika berada di posisi tersebut ialah; letakkan dulu pekerjaan kita lalu membantu teman kita yang sedang ada masalah. Atau selesaikan dulu pekerjaan sesegera mungkin, lalu bersiaplah membantu teman kita itu.

Namun jika masalah yang ia hadapi berupa masalah cinta, kita memang harus mendahulukan teman kita. Misalnya teman kita sedang ribut besar dengan pasangannya. Maka tugas kita lah untuk mendamaikannya. Tidak bisa ditunda lagi. Apalagi membiarkan teman kita stres sendiri dengan masalah yang dihadapinya. Lalu bagaimana caranya mendamaikan teman kita dengan pasangannya yang sedang bertengkar hebat? Berikut ini tipsnya:

1. Jangan memihak.

Teman kita mungkin memang akan kita bela mati-matian. Apalagi jika kita tidak kenal baik dengan pasangannya. Namun bagaimana pun posisinya, kita tidak bisa menyalahkan satu pihak dan membenarkan pihak yang lain. Meski pada kenyataannya, yang memulai masalah tersebut merupakan pasangan teman kita. Keberpihakan hanya akan membuat konflik semakin memanas. Karena salah satu pihak sudah merasa benar dan semakin jauh dari sikap menyadari kesalahannya.

2. Buat lah rencana dengan matang.

Jika kita bisa, buat lah rencana untuk mendamaikan teman kita dan pasangannya tersebut. Misalnya dengan mengatur sebuah pertemuan yang tidak diketahui oleh kedua belah pihak yang sedang bertengkar.

3. Sebelum beraksi, berusahalah sadarkan teman dan pasangannya terlebih dahulu.

Jika kita juga memiliki akses kepada pasangan teman kita, tidak ada salahnya mencoba menyadarkan keduanya sekaligus. Kita harus melakukan itu sebelum mereka berdua bertemu. Sehingga masing-masing sudah berpikir apa kesalahan dirinya sendiri.

4. Jika keduanya sudah berbicara, jangan lagi ikut campur.

Ketika teman kita dan pasangannya sudah bertemu, dan mungkin mulai berbicara, kita sebaiknya menjauh. Biarkan mereka membicarakan masalah mereka sendiri. Namun jangan terlalu jauh meninggalkan mereka berdua. Sehingga jika ternyata konflik semakin memanas, kita bisa segera menjadi penengah.

5. Terima apapun hasilnya dan meminta maaf lah.

Sebagai seorang teman, tugas kita hanya berusaha membantu agar masalah teman cepat selesai. Namun jika ternyata karena usaha kita, justru masalah semakin buruk, kita terima saja. Dan tak lupa, minta maaf lah kepada teman kita dan pasangannya. Dengan begitu, kita bisa kembali fokus dengan urusan kita sendiri tanpa harus merasa bersalah karena membiarkan teman menghadapi masalahnya sendiri.

AFR150401

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY