Tips Mempertahankan Hubungan yang Sudah di Ujung Tanduk

Tips Mempertahankan Hubungan yang Sudah di Ujung Tanduk

268
0
SHARE
source : ruajurai.com

KabarFemale− Setiap orang pasti pernah mengalami pasang surut dalam urusan asmara. Tak selamanya orang jatuh cinta itu bahagia. Sebaliknya, kesedihan juga akan segera berlalu seiring berjalannya wakktu. Ada kalanya bahagia. Beberapa saat kemudian tiba-tiba menderita batin akibat putus cinta. Hal itu sudah biasa terjadi. Berani jatuh cinta, ingin bahagia, harus siap pula menderita. Ibaratnya, cinta, kebahagiaan dan penderitaan menjadi hal yang saling berkaitan.

Dalam menjalani hubungan asmara, memang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Saat hendak memulai sebuah hubungan, perjuangan dan pengorbanan banyak hal pun direlakan. Lalu bagaimana ketika hendak mempertahankan sebuah hubungan? Mempertahankan hubungan kebih sulit dibandingkan ketika hendak memulainya. Oleh karena itu, membutuhkan pengorbanan yang lebih besar.

Saat akan memulai hubungan, mungkin hanya dihadapkan pada orang tua pasangan. Dalam mempertahankan hubungan, apalagi yang sudah hampir, Anda harus melawan diri Anda sendiri. Itu lah mengapa perjuangan mempertahankan hubungan jauh lebih sulit. Namun bukan berarti tidak bisa. Berikut ini hal yang bisa Anda lakukan untuk mempertahankan hubungan yang sudah berada di ujung tanduk:

  1. Lebih baik diam daripada terus bertengkar. Ini merupakan cara paling sederhana untuk mengecilkan masalah besar. Atau dengan kata lain, tidak membuat masalah semakin besar. Sebab bila Anda dan pasangan terus berkomunikasi dalam keadaan emosi memuncak, hanya akan saling menyakiti. Jadi ketika Anda dan pasangan sudah sama-sama emosi, diam adalah jalan terbaik.
  2. Dalam diam, lakukan introspeksi diri. Saat Anda dan pasangan sama-sama diam, jangan sekadar diam. Lakukan introspeksi diri. Berhenti lah menyalahkan pasangan jika Anda masih ingin hubungan tersebut bertahan dan membaik. Lihatlah ke dalam diri Anda. Pasti ada kesalahan yang tidak Anda sadari hingga membuat hubungan Anda dan pasangan berantakan. Meski pun penyebab utama masalah dalam hubungan Anda itu dilakukan pasangan, teruslah introspeksi diri. Sebab sedikit atau banyak, Anda maupun pasangan sama-sama berkontribusi menimbulkan masalah dalam hubungan Anda.
  3. Maafkan dan lupakan kesalahan diri dan pasangan. Tanyakan pada diri Anda, masihkah Anda mencintai pasangan Anda? Jika cinta itu lebih besar daripada rasa kecewa atau marah Anda, maafkan lah pasangan Anda. Anda pun juga harus memaafkan diri Anda sendiri. Selesaikan masalah hingga ke akarnya. Lalu lupakan masalah tersebut.
  4. Mengalah untuk memenangkan hatinya kembali. Entah pihak Anda maupun pasangan Anda yang paling bersalah, cobalah mengalah. Memang tidak mudah. Sebab Anda harus mengalahkan ego Anda terlebih dahulu. Dengan Anda mengalah, Anda memiliki kesempatan untuk memenangkan hatinya lebih dulu. Sehingga dari masalah tersebut, hubungan Anda membaik. Kemudian pasangan Anda semakin mencintai Anda.

 

 

AFR150801

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY