Sikap Yang Membuat Orang Lain Merasa Nyaman Dalam Obrolan

Sikap Yang Membuat Orang Lain Merasa Nyaman Dalam Obrolan

225
0
SHARE
source : blogspot.com

KabarFemale– Komunikasi merupakan kebutuhan mutlak manusia dalam hidup. Dalam hidup, komunikasi ada beberapa tingkatan. Pertama tingkatan komunikasi yang paling dasar, yakni komunikasi dengan sesama manusia. Kedua, komunikasi dengan makhluk lain seperti hewan. Dan ketiga, komunikasi dengan Sang Pencipta. Namun hanya segelintir orang yang bisa melakukan komunikasi kedua dan ketiga. Secara umum, orang hanya bisa berkomunikasi dengan orang lain atau sesama manusia.

Berkomunikasi merupakan aktivitas yang tidak membutuhkan keterampilan khusus. Bahkan orang yang tidak bisa berbicara dan tidak bisa mendengar sekali pun, bisa berkomunikasi. Namun bagi orang normal, untuk bisa berkomunikasi dengan baik jelas membutuhkan keterampilan khusus. Untuk bisa membuat komunikasi menjadi sarana membangun relasi serta hubungan baik dengan orang lain, komunikasi pun ada seninya.

Sebagai sebuah sarana untuk membangun relasi dengan orang lain, komunikasi harus membuat orang tersebut nyaman. Ada beberapa sikap yang harus dipraktekkan untuk membuat orang lain merasa nyaman ketika bersama atau berkomunikasi dengan kita. Beberapa sikap tersebut ialah berikut ini:

  1. Lebih banyak mendengar dibandingkan berbicara. Manusia diciptakan dengan dua telinga dan hanya satu mulut. Artinya, kita memang dianjurkan untuk lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Namun untuk bisa melakukan itu, kita harus terlebih dahulu mengendalikan ego kita. Perbandingannya seperti ini. Jika kita banyak bicara kita akan dikenal. Jika pembicaraan kita kosong, kita dianggap cerewet atau bahkan sok. Jika kita banyak mendengar, kita membuat orang lain merasa didengarkan sekaligus dihargai. Kita juga bisa belajar banyak dari orang lain yang sedang berbicara. Paling buruk, kita hanya dianggap orang yang pendiam.
  2. Menunjukkan rasa antusias ketika orang lain berbicara. Kadang ketika omongan lawan bicara kita tidak menarik di mata kita, kita cenderung ingin mengalihkannya pada topik lain. Jika tidak berhasil, kita akan bersikap tak acuh terhadap lawan bicara kita. Ini sebetulnya sikap yang kurang bijak. Apapun yang dibicarakan orang lain, setidaknya kita menunjukkan bahwa kita mendengarkan dengan baik.
  3. Menghadap kepada orang yang sedang berbicara. Sikap tubuh juga penting ketika kita sedang berkomunikasi dengan orang lain. Kalau tidak bisa menatap orang yang sedang berbicara karena alasan etika, setidaknya kita mengarahkan badan kita menghadap orang yang sedang berbicara. Dengan begitu, dia akan merasa dihargai.
  4. Berbicara dengan alur yang tepat dan teratur. Selain menunjukkan sikap baik ketika orang lain berbicara, kita juga harus berbicara dengan alur yang teratur. Sehingga orang yang mendengarkan mudah memahami apa yang kita bicarakan.

 

 

AFR150501

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY