Sebab-sebab Orang Sulit Move On

Sebab-sebab Orang Sulit Move On

204
0
SHARE
source : static6.com

KabarFemale− Move diartikan sebagai upaya untuk bangkit dari keterpurukan, kesedihan dan kekecewaan. Biasanya identik dengan putus cinta. Move on merupakan sebuah keharusan bagi mereka yang baru putus cinta. Tidak mau move on, berarti membiarkan diri sendiri hidup dalam penderitaan. Ada banyak cara orang untuk move on.

Begitu pula dengan kemampuan orang untuk bangkit dari keterpurukan. Ada yang mudah dan cepat sekali bangkit dari keterpurukan. Hanya dalam hitungan jam, orang yang mudah move on sudah bisa tertawa. Ada pula orang yang biasa saja. Baru bisa tertawa dan kembali menikmati hidup setelah terpuruk selama beberapa hari. Namun ada orang yang sulit sekali move on. Bahkan dalam hitungan bulan sekalipun, orang jenis ini belum bisa sepenuhnya menikmati hidup. Ia masih menjalani hidup dalam bayang-bayang masa lalu.
Orang yang sulit bangkit dari keterpurukan akibat putus cinta sering dianggap sebagai orang lemah. Orang seperti ini bukannya belajar dari pengalaman, justru ia hancur karena pengalaman tersebut. Penting sekali mengetahui mengapa orang mengalami kesulitan untuk move on. Karena dapat membantu dalam proses usaha untuk move on. Berikut ini sebab-sebab orang sulit move on:

  1. Berlebihan dalam mencurahkan cinta kepada sang mantan. Orang yang dulunya mencurahkan rasa cinta kepada sang kekasih secara berlebihan, ketika kecewa akan benar-benar sakit hati. Tak heran jika setelah putus, ia sulit untuk bangkit dari kesedihan. Cintanya berlebihan, sakitnya pun akan berlebihan. Ini alasan mengapa kita dianjurkan mencintai sewajarnya saja.
  2. Pikiranterlalu sempit. Orang yang berpikiran sempit akan menganggap tidak ada orang yang jauh lebih baik dari si mantan. Atau semua orang sama saja. Sama-sama tak memiliki perasaan seperti si mantan. Jadinya ia enggan membuka hati kepada orang lain. Bahkan orang yang berpikiran sempit pun tak sadar, kalau di sekelilingnya banyak orang yang menyukai dia dengan tulus.
  3. Memilikimental lemah, sehingga rentan trauma. Kekuatan mental juga berpengaruh terhadap usaha orang dalam proses move on. Orang dengan mental lemah mudah sekali menyerah pada keadaan. Rentan mengalami trauma psikologis pada yang namanya cinta. Padahal masalah atau pengalaman, seharusnya menguatkan. Bukan justru semakin membuat diri sendiri lemah.
  4. Membiarkan banyak hal membawanya pada kenangan masa lalu. Jika banyak barang, suasana atau apapun yang dibiarkan memanggil kenangan bersama mantan, pantas saja kalau sulit move on.Karenamove on juga berkaitan erat dengan melupakan. Setidaknya melupakan arti dari ingatan bersama mantan. Kalau melupakan sepenuhnya, tentu tidak bisa.
  5. Belummenemukan orang yang tepat. Ada orang yang berusaha keras untuk move on, tapi belum berhasil sepenuhnya. Ini bisa disebabkan karena ia belum menemukan orang yang tepat untuk menjadi pengganti sang mantan.

 

 

AFR150901

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY