Permainan Tradisional Perekat Hubungan Ayah dan Anak

Permainan Tradisional Perekat Hubungan Ayah dan Anak

461
0
SHARE
source : djarumbeasiswaplus.org

KabarFemale­- Kebanyakan anak lebih dekat dan nyaman dengan orang tua perempuan atau ibu. Hal ini disebabkan ibu lah yang lebih sering bersama anak. Sedangkan ayah lebih banyak menghabiskan waktu dengan bekerja. Padahal jika ayah pandai membagi waktu, anak juga tidak menutup kemungkinan akan dekat dengan ayah. Bahkan ada beberapa contoh kasuistik, dimana anak lebih dekat dengan ayah dibandingkan dengan ibunya. Ini karena sang ayah mau membagi waktunya untuk mencurahkan kasih sayang kepada anak.
Beberapa orang tua menilai, jika anak ingin lebih dekat dengan ayahnya, ayah harus memberikan waktu sebanyak yang diberikan ibu.

Padahal tidak demikian. Anak sebenarnya juga bisa mengerti kesibukan ayah, selama sang ayah juga mau mengerti kebutuhan anak akan kasih dan perhatian sang ayah. Menjadi seorang ayah yang dekat secara emosional dengan anak, tidak perlu menghabiskan waktu seharian. Cukup manfaatkan kesempatan yang ada dengan permainan tradisional berikut:

  1. Bermain layanglayang. Bermain layang-layang merupakan aktivitas dari anak laki-laki. Jadi permainan ini difokuskan untuk mendekatkan hubungan anak laki-laki dengan ayahnya. Sang ayah bisa membantu anak membuatkan layanglayang. Kemudian menerbangkan layang-layang tersebut bersama-sama. Saat awal Anda sebagai ayah menghidupkan kebersamaan dengan cara bermain layang-layang, anak mungkin akan merasa gengsi. Namun lama-kelamaan, anak akan dengan sendirinya mengajak ayahnya bermain layang-layang. Bahkan anak bisa kecewa dan sedih jika ayahnya di suatu kesempatan tidak bisa menemani.
  2. Permainan petak umpet. Petak umpet bisa dimainkan oleh anak laki-laki maupun perempuan. Dalam permainan ini, ayah bisa memposisikan diri sebagai pihak yang sedang mencari. Sedangkan anak
  3. Pencarian harta karun. Selain berguna untuk merekatkan hubungan anak dan ayah, permainan ini juga bisa menjadi cara sang ayah memberikan hadiah. Misalnya saat momen tertentu, sang ayah ingin memberikah sebuah hadiah kepada anak. Proses pemberian hadiah dilakukan dengan jalan pencarian harta karun.
  4. Sepak bola. Sepak bola merupakan permainan yang disukai oleh hampir semua kaum laki-laki. Tak terkecuali anak-anak. Demi membangun kedekatan antara ayah dan anak, ayah bisa mengajak anak laki-laki bermain sepak bola. Ayah bisa mengajarkan anak teknik-teknik dasar bermain sepak bola. Sekaligus bisa menanamkan sikap sportif dalam kehidupan.
  5. Permainan kucing dan Jika anak tengah bermain dengan teman-temannya, ayah masih tetap bisa terlibat. Salah satu permainan tradisional yang bisa dimainkan dalam kesempatan ini ialah, permainan kucing dan tikus. Dengan permainan kucing dan tikus, ayah bisa lebih dekat dengan anak sekaligus dengan teman-temannya.

 

 

AFR150901

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.