Pentingnya Memahami Bahasa Tubuh Pasangan

Pentingnya Memahami Bahasa Tubuh Pasangan

180
0
SHARE
source : static6.com

KabarFemale- Komunikasi adalah bahasa. Namun tidak semua bahasa bisa disebut komunikasi. Sebab komunikasi merupakan proses penyampaian pesan, dimana komunikan memahami apa yang dimaksud komunikator. Membangun komunikasi terjadi dalam interaksi kehidupan sehari-hari. Di rumah, di jalan, di kantor dan di tempat-tempat pusat aktivitas manusia lainnya. Metode penyampaian bahasa atau pesan tidak hanya terbatas pada bahasa lisan atau verbal. Ada juga bahasa tulisan dan bahasa tubuh.

Salah satu proses komunikasi yang penting ialah komunikasi dengan pasangan. Sebab dengan menjalin komunikasi yang tepat, hubungan Anda dengan pasangan terjalin. Dan karena komunikasi lah, hubungan Anda dan pasangan akan bertahan atau sebaliknya. Metode komunikasi yang tak kalah penting harus dipahami bersama pasangan ialah, komunikasi dengan bahasa tubuh.

Kadang konflik terjadi karena Anda tidak memahami bahasa tubuh pasangan sehingga timbul kesalahpahaman. Berbicara soal bahasa tubuh, bukan berarti seperti bahasa yang digunakan orang tuna wicara. Melainkan memahami perubahan-perubahan yang terjadi pada bahasa yang disampaikan oleh pasangan. Misalnya, raut wajah pasangan Anda akan berubah saat ia sedang marah, sedih, lelah dan sebagainya. Perubahan itu lah yang harus Anda maupun pasangan Anda pahami. Sebab memahami bahasa tubuh pasangan memiliki manfaat sebagai berikut:

  1. Mempermudah dalam membina komunikasi. Saat Anda sudah paham kondisi psikis yang disampaikan melalui ekspresi pasangan, Anda akan lebih mudah menentukan sikap. Sebab Anda sudah memiliki referensi jika misalnya pasangan Anda sedang tak enak hati, kesal dan lain-lain.
  2. Menghindari salah paham dalam komunikasi. Kesalahpahaman bisa saja timbul dalam komunikasi. Sebab kadang ada orang berkata tidak sesuai dengan apa yang ada di benaknya. Kadang pasangan Anda berusaha menyembunyikan isi hatinya tetapi ingin Anda mengerti. Jika Anda sudah memahami bahasa tubuh pasangan, kesalahpahaman bisa dihindari.
  3. Mengantisipasi dampak buruk dari kesalahpahaman. Kesalahpahaman dalam komunikasi bisa menimbulkan dampak buruk terhadap hubungan Anda. Kesalahpahaman dalam komunikasi bisa saja membuat hubungan Anda dan pasangan berantakan. Oleh karena itu, jika Anda dan pasangan sudah sama-sama saling mengerti bahasa tubuh, konflik akibat salah paham bisa diminimalisir.
  4. Membangun sikap saling pengertian. Sikap saling pengertian dibangun atas dasar pemahaman atas diri pasangan seutuhnya. Pemahaman bahwa jika pasangan menyampaikan bahasa tubuh demikian, itu artinya demikian. Dengan begini, Anda akan lebih mengerti apa keinginan pasangan. Lebih mengerti bagaimana karakteristik pasangan Anda dalam kondisi-kondisi tertentu.

 

 

AFR150801

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.