Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Keluarga

Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Keluarga

479
0
SHARE
Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Keluarga
Source image: google

Rumah tangga merupakan wadah penyatuan dua insan yang berbeda. Bukan hanya berbeda jenis kelamin, tetapi perbedaan yang sangat kompleks. Seperti perbedaan watak, sikap, etnik, budaya, latar belakang ekonomi, keluarga, dan segalanya yang serba berbeda. Dari sekian banyak perbedaan itu lah kemudian melahirkan perbedaan pendapat.
Perbedaan pendapat sudah pasti menimbulkan konflik bagi orang yang tidak paham hakikat perbedaan pendapat. Padahal sebetulnya, perbedaan pendapat ada bukan untuk dipertentangkan. Tetapi untuk dikolaborasikan. Sebab setiap pendapat yang dilontarkan oleh individu, khususnya dalam keluarga, ada baik-buruknya masing-masing.
Orang yang belum terbiasa di lingkungan sosial dengan perbedaan pendapat, ia perlu belajar beradaptasi ketika menikah. Oleh karena itu, ada beberapa cara dalam menyikapi perbedaan pendapat yang terjadi dalam rumah tangga. Tentunya cara yang positif, menyelesaikan masalah, serta tidak menimbulkan masalah. Berikut cara-caranya :

1. Pahami bahwa perbedaan adalah rahmat. Anda sebagai seorang yang tengah membangun kehidupan rumah tangga bersama pasangan, sudah harus paham bahwa perbedaan tidak selamanya bertentangan. Ada banyak perbedaan yang dapat menyatu dengan baik.

2. Memahami posisi pasangan. Hal pertama yang harus dilakukan dalam menyikapi pasangan Anda yang berbeda pendapat dengan Anda, ialah dengan memahami posisinya. Bayangkan jika seandainya Anda ada di posisinya, apa yang seharusnya dan sebaiknya Anda lakukan. Apakah Anda akan melakukan atau berpikir dengan cara yang sama atau tidak ? Jika iya, Anda tidak sepatutnya mempermasalahkan perbedaan pendapat tersebut. Jika tidak, apa yang menurut Anda benar. Berpikir lah dengan cara berpikir pasangan Anda, bukan ego Anda.

3. Memahamkan posisi Anda. Jika Anda rasa cara berpikir atau tindakan pasangan Anda yang berbeda tersebut tidak sesuai dengan kaidah kebenaran menurut Anda, maka pahamkan pasangan Anda. Jangan sampai memaksakan kehendak. Sebab orang yang paham akan lebih mudah menerima keadaan daripada orang yang tidak mengerti apa-apa.

4. Satukan. Dari sekian perbedaan, cari hal positifnya, lalu kolaborasikan. Ibarat instrumen musik, ada alat musik pukul, alat musik petik, dan ada alat musik gesek, apabila disatukan dalam kolaborasi yang apik, mereka akan menghasilkan nada yang Indah. Begitu pula dengan Anda dan pasangan, jika cara berpikir yang berbeda tetapi positif disatukan, maka ia akan menghasilkan kekuatan yang jauh lebih kuat dibanding dengan Anda yang sendirian.

Jadi, sikapi perbedaan secara positif. Jangan diadu. Kalau diadu, justru akan menimbulkan konflik berkepanjanga. Karena sampai kapan pun, perbedaan tetap perbedaan.

AFR141006

Temukan berbagai kabar terkini seputar dunia wanita mengenai health, beauty, fashion, kuliner, relationship, inspiration, mom, kids, juga lifestyle dan entertainment. Hanya di kabarfemale.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY