Menjadi Pribadi Terbaik

Menjadi Pribadi Terbaik

171
0
SHARE
Menjadi Pribadi Terbaik
source : wordpress.com

KabarFemale– Kepribadian memang dibangun sejak kecil. Namun membangun kepribadian bukan berarti selesai ketika kita dewasa. Justru semakin kita dewasa, seharusnya kita semakin cerdas dalam membangun diri kita. Membangun diri pribadi berarti kita selalu memperhatikan diri kita. Selain itu, membangun diri agar menjadi semakin baik juga membawa manfaat yang sangat besar terhadap kualitas sosial.

Dengan pribadi terbaik, kita bisa membangun kehidupan sosial yang baik. Dan dengan kehidupan sosial yang baik, kita akan dengan sangat mudah membangun dan membina hubungan yang pula dengan siapapun.

Berupaya untuk menjadi pribadi terbaik memang sepertinya tidak mudah. Membutuhkan kesabaran dan keikhlasan untuk menjalani proses sepanjang hidup. Namun pada kenyataannya, di sekitar kita ada orang yang mampu membangun dirinya dengan baik. Hal itu bisa kita lihat dari kehidupan sosialnya. Orang yang bisa tampil dengan pribadi terbaik yang ia bisa biasanya banyak disukai orang. Mereka juga memiliki banyak teman. Mungkin karena mereka menerapkan beberapa hal berikut ini dalam membangun dirinya:

  1. Percaya diri. Percaya diri merupakan modal pertama orang untuk bisa berkembang. Untuk bisa menjadi pribadi terbaik, terlebih dahulu kita harus percaya bahwa diri kita bisa. Lalu percaya bahwa kita tidak mungkin berbuat hal yang hanya menjadikan pribadi kita semakin buruk.
  2. Tersenyum kepada siapa saja dengan tulus. Senyum merupakan sedekah paling ringan. Secara tidak langsung, kita berkomitmen untuk selalu membuat orang lain senang meski dengan cara yang sederhana. Dan hal itu memang sulit kita temukan pada pribadi yang biasa-biasa saja. Biasanya yang dikedepankan kesenangan diri sendiri.
  3. Sabar serta selalu bersyukur. Kesabaran dalam melakukan apapun harus juga menjadi prinsip agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Jika kita tidak sabar, biasanya kita akan menjadi mudah mengeluh atas pemberian Tuhan atau pun orang lain yang tidak sesuai dengan harapan kita. Ingat, berusaha menjadi pribadi terbaik itu membutuhkan proses seumur hidup. Latihan serta ujiannya pun tidak pernah selesai. Sama halnya dengan latihan kesabaran. Dengan berusaha sabar dan senantiasa bersyukur, kita berarti senantiasa berusaha menjadi diri kita terbaik.
  4. Menebar kebaikan dan manfaat dengan ikhlas. Ikhlas memang urusan hati, yang bahkan kita sendiri tidak tahu kapan kita ikhlas. Tapi dengan tidak mengharap balasan apapun atas kebaikan yang kita lakukan, kita sudah beberapa langkah lebih dekat kepada ikhlas. Bukankah tidak ada orang yang ingin menerima kebaikan orang lain yang masih mengharap balasan.
  5. Tidak pernah merasa diri sebagai orang terbaik. Meski senantiasa berusaha menjadi orang terbaik, hakikatnya orang terbaik tidak pernah merasa dirinya baik. Kalau perasaan itu sudah ada, kesombongan kecil mulai muncul. Dan pada tahap berikutnya, mungkin kita akan berhenti belajar menjadi pribadi terbaik. Orang baik tidak pernah merasa dirinya baik sehingga ia akan terus mawas diri. 

AFR150401

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY