Menghadapi Penilaian Orang Lain Tentang Pasangan

Menghadapi Penilaian Orang Lain Tentang Pasangan

195
0
SHARE
source : postimg.org

KabarFemale− Setiap orang memiliki pendapat berbeda-beda tentang orang lain. Sudut pandang penilaian juga mempengaruhi terhadap pendapat tersebut. Begitu pula dengan mind set orang yang menilai. Juga turut memberi pengaruh terhadap caranya menilai orang lain. Ada orang yang dinilai tidak baik oleh orang lain dari sudut pandang tertentu. Namun sebagian orang menilai sebagai pribadi yang baik dari sudut pandang lain. Dari sini kita bisa ambil pemahaman, bahwa penilaian itu kaya akan subjektivitas.

Penilaian orang lain tentang diri kita memang sering subjektif. Namun kita tidak bisa sepenuhnya mengabaikan penilaian tersebut. Termasuk pula penilaian orang mengenai pasangan kita. Setulus apapun cinta Anda kepada pasangan, tetap tidak bisa sepenuhnya tutup telinga dengan apa kata orang mengenai pasangan Anda. Namun beberapa orang menyarankan, jika memang sudah cinta, tidak perlu mendengarkan apa kata orang.

Untuk bisa bahagia dalam menjalani hubungan, kita bisa ambil jalan tengah. Tidak mengabaikan penilaian orang. Namun juga tidak menelannya bulat-bulat. Caranya menghadapi penilaian orang tentang diri pasangan ialah sebagai berikut:

  1. Dengarkan semua perkataan orang selama belum menikah. Saat masih proses pendekatan, Anda memang sebaiknya buka mata dan telinga lebar-lebar. Dengan begitu Anda akan tahu kekurangan calon pasangan. Dengan Anda tahu pada kekurangan pasangan, Anda bisa mempertimbangkan mau melanjutkan atau tidak. Lalu bagaimana bila sudah pacaran? Pacaran sebetulnya merupakan bagian dari proses saling mengenal. Tentu Anda masih harus banyak mendengarkan apa kata orang. Tentu dengan sambil lalu membuktikannya sendiri. Selama belum menikah, Anda tidak perlu memberi tahu apa kata orang tentang pasangan Anda. Cukup Anda nilai sendiri dari prilakunya.
  2. Setelah menikah, berikan lebih banyak kepercayaan kepada pasangan daripada orang lain. Baru jika Anda sudah menikah, sebaiknya memang lebih mempercayai pasangan daripada mendengarkan orang lain. Sebab Anda harus menerima apapun kekurangan pasangan ketika sudah menikah. Kalau pun Anda terpengaruh oleh pembicaraan orang lain, sebaiknya bersikap terbuka terhadap pasangan. Artinya Anda mengklarifikasi benar atau tidaknya perkataan orang tersebut.
  3. Jangan biarkan orang lain menghancurkan hubungan Anda dan pasangan. Tidak semua orang senang melihat Anda bahagia bersama pasangan. Ini lah alasan mengapa masalah rumah tangga sebaiknya tidak diceritakan ke banyak orang. Satu orang saja melakukan kesalahan dalam menilai konflik rumah tangga Anda, bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, jangan biarkan orang lain tahu masalah rumah tangga Anda. Cukup orang-orang tertentu yang Anda percaya.

 

AFR150801

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY