Menciptakan Suasana Belajar Nyaman Bagi Anak Di Rumah

Menciptakan Suasana Belajar Nyaman Bagi Anak Di Rumah

485
0
SHARE
Menciptakan Suasana Belajar Nyaman Bagi Anak Di Rumah
Source : boldsky.com

Belajar dengan nyaman, tenang serta menyenangkan merupakan keinginan semua anak. Karena dengan suasana tersebut, ilmu yang sedang dipelajari bisa mudah diserap. Semakin nyaman dan menyenangkan suasana belajar, anak akan semakin mudah dalam memahami pelajaran. Sebaliknya, semakin tidak nyaman suasana belajar, anak akan semakin sulit dalam memahami suatu pelajaran.

Lingkungan belajar tidak hanya terbatas pada sekolah. Tetapi juga rumah yang penghuninya terdiri dari seluruh anggota keluarga. Oleh karena itu, seluruh anggota keluarga harus mengupayakan agar anak yang sedang berada dalam masa pendidikan di rumah tersebut bisa belajar dengan baik dan nyaman di rumah. Jangan sampai keluarga justru menjadi pengganggu proses belajar anak.

Menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi anak memang gampang-gampang susah. Karena masalah sering kali datang menjadi perusak ketenangan. Oleh karena itu, setiap anggota keluarga harus mengupayakan agar tercipta suasana yang tenang dan menyenangkan bagi suasana belajar anak. Bagaimana caranya? Ini dia khusus untuk Anda para keluarga yang peduli terhadap pendidikan anak:

  1. Membuat lingkungan rumah tidak membosankan bagi anak. Ketertekanan biasanya akan membuat anak mudah bosan dalam belajar. Begitu pula dengan suasana yang tidak pernah berubah. Keluarga, khususnya orang tua, sebaiknya mengupayakan agar anak tidak merasa tertekan dalam belajar. Tetapi menjadikan belajar sebagai sebuah kebutuhan. Dalam hal ini, orang tua harus menjadi motivator terbaik agar anak tidak belajar karena terpaksa. Agar suasana tidak membosankan, biarkan anak belajar di bagian rumah mana pun yang ia suka. Baik itu di halaman depan rumah, di beranda, di taman belakang, di ruang tamu, ruang makan dan di tempat lainnya. Jangan terus biarkan anak belajar di meja belajar dalam kamarnya.
  2. Usahakan agar kondisi keluarga tenang. Beberapa anak justru sulit belajar dalam suasana yang ramai atau gaduh. Suasana ini sering terjadi kalau dalam satu rumah terdiri dari banyak anggota keluarga. Keluarga harus memiliki rasa toleransi yang tinggi agar anak bisa belajar dengan tenang. Tidak memutar TV di jam belajar anak, juga tidak membuat keramaian yang tidak perlu.
  3. Sebaiknya anak tidak perlu dilibatkan dalam masalah keluarga. Masalah keluarga kerap kali datang dan terkait seluruh anggota keluarga. Agar anak tetap bisa tenang dalam belajar, usahakan agar anak tidak terlibat dalam menyelesaikan masalah keluarga. Oleh karena itu, sulit menemukan keluarga yang broken home dengan anak yang sukses dalam belajar. Meskipun tidak gagal, belajarnya anak yang broken home bisa dipastikan tidak maksimal. AFR150101

 

SHARE
Previous articleTanda Dia Mau Serius
Next articleMenghibur Teman yang Sedang Sedih
Gadis pecinta kesederhanaan. Karena hidup itu sederhana. Jadi jangan dibuat rumit dan berlebihan

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY