Membina Hubungan Persahabatan

Membina Hubungan Persahabatan

162
0
SHARE
Source: shutterstock

KabarFemale− Siapa yang tidak mau memiliki sahabat sejati seumur hidup? Sahabat yang selalu ada di kala senang maupun susah. Sahabat yang selalu bisa mengerti problem hidup kita. Sahabat yang mampu membuat kita tertawa di saat sedih. Sahabat yang mampu membawa kita kepada puncak kebahagiaan hingga meneteskan air mata. Hampir semua orang ingin memiliki sahabat yang seperti itu. Sebab kita tak akan bisa hidup dengan sempurna tanpa kehadiran orang lain di sekeliling kita; khususnya sahabat.
Faktanya, setiap orang setidaknya memiliki minimal satu sahabat dalam hidupnya. Ada pula orang yang menjalin hubungan persahabatan dengan beberapa orang. Untuk memiliki satu sahabat itu saja, membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk merawatnya. Membina hubungan persahabatan dengan satu orang saja, setidaknya membutuhkan waktu tidak kurag dari satu tahun. Mulai dari proses mengenal, mencoba untuk dekat, meluangkan waktu untuk basa-basi, hingga berusaha mengenal kepribadian masing-masing.

Membina hubungan persahabatan memang sepertinya mudah. Namun tidak semudah membalikkan telapak tangan. Membangun persahabatan memang terlihat mudah. Namun untuk merawatnya agar tetap berdiri kokoh, membutuhkan beberapa hal berikut:
1. Kesabaran. Tidak semua tindakan teman kita menyenangkan di mata kita. Kadang bahkan ada beberapa hal yang membuat kita sakit hati. Misalnya dengan tidak sengaja teman kita marah-marah karena emosinya sedang labil. Atau teman kita seenaknya saja memakai barang-barang kita tanpa pamit. Menurut kita mungkin itu sedikit menyebalkan. Tapi di mata teman kita, itu bisa jadi merupakan hal biasa. Maka tugas kita dalam kasus ini ialah bersabar. Lalu kemudian berusaha menyamakan persepsi. Atau berupaya saling mengerti persepsi masing-masing lalu saling menjaga. Namun intinya, kita memang harus sabar menghadapi teman yang tingkahnya tidak selalu cocok di mata kita.
2. Pengorbanan. Untuk bisa mendapatkan sahabat sejati, kita memang perlu sedikit berkorban. Berkorban untuk sahabat banyak sekali jenisnya. Bisa berkorban waktu saat teman kita membutuhkan kehadiran kita. Bisa pula berkorban tenaga untuk menolong teman yang mengalami kesulitan. Atau berkorban materi. Ada pula orang yang rela berkorban perasaan demi menjaga agar hubungan persahabatannya tetap terjaga utuh.
3. Ketulusan. Pengorbanan yang disertai harapan untuk dibalas, hakikatnya bukan lah pengorbanan. Untuk membina persahabatan dibutuhkan ketulusan yang penuh dalam berkorban. Cukup Tuhan saja yang membalas kebaikan kita. Ketulusan dalam sebuah persahabatan tidak ada batasnya. Tidak ada batas waktu, jarak maupun batas alasan.

AFR150801

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY