Manfaat Mendongeng Untuk Anak

Manfaat Mendongeng Untuk Anak

184
0
SHARE
source : alodokter.com

KabarFemale− Dalam kehidupan saat ini, aktivitas mendongeng untuk anak sudah nyaris betul-betul ditinggalkan. Sulit menemukan orang tua yang menedongeng untuk anaknya sebelum tidur. Sibuk bekerja hingga kelelahan membuat orang tua lebih sering tidur lebih dulu dibandingkan anak. Di lain waktu sebelum tidur sekali pun, orang tua juga tidak memiliki waktu lebih untuk sekadar mendongeng.

Aktivitas mendongeng memang terlihat sepele. Nyaris tidak ada gunanya bagi anak maupun orang tua. Mendongeng hanya menjadi sarana hiburan yang bisa diganti dengan gadget seperti handphone. Namun di balik aktivitas mendongeng yang terlihat sepele, sebenarnya mampu memberikan manfaat besar bagi anak. Termasuk pula memberikan manfaat untuk hubungan orang tua dengan anak. Berikut ini manfaat besar dari mendongeng untuk anak:

  1. Menasihati anak tanpa membuat ia merasa dinasihati. Nasihat orang tua selama ini lebih menimbulkan kesan yang kurang menyenangkan di mata anak. Dinasihati sering dilakukan bila anak berbuat salah. Jadinya anak bukan merasa dinasihati, melainkan dimarahi. Padahal sebetulnya aktivitas menasihati bisa menjadi sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu oleh anak. Tentu bila orang tua bisa memanfaatkan dengan baik aktivitas menyenangkan seperti mendongeng. Dalam dongeng pasti mengandung pelajaran yang bisa dipetik oleh anak. Pembelajaran dari dongen itu lah yang bisa dipertegas oleh orang tua menjadi sebuah nasihat. Jadi nasihat tidak melulu dilakukan ketika anak berbuat salah.
  2. Menumbuhkan jiwa cinta membaca. Membaca adalah jendela dunia.Begitupepatah mengatakan. Untuk menumbuhkan rasa senang terhadap membaca, orang tua harus menciptakan lingkungan yang mendukung. Salah satunya melalui aktivitas mendongeng. Dari dongeng yang dilakukan orang tua, anak belajar bahwa membaca ternyata sangat menarik. Dari situ anak akan tertarik membaca buku-buku dongeng lainnya.
  3. Mengasah daya imajinasi anak. Cerita lisan membuat anak berimajinasi sangat luas. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan cerita yang disajikan televisi. Cerita di televisi justru membunuh imajinasi anak karena menyajikan gambar yang begitu menarik bagi penglihatan. Sedangkan dengan cerita lisan atau tulisan, anak akan membuat gambarnya sendiri di dalam imajinasinya.
  4. Membangun kedekatan antara orang tua dengan anak. Disadari atau tidak, kedekatan orang tua dan anak itu sangat penting bagi perkembangan anak. Mendongeng pun bisa membangun kedekatan tersebut. Dari aktivitas mendongeng, anak akan merasa bahwa orang tuanya begitu perhatian. Hingga untuk urusan hiburan pun, orang tua rela mengorbankan waktunya.Saat masih kecil, mungkin anak tidak akan peduli itu. Namun ketika sudah dewasa, anak akan sadar betapa berharganya waktu bersama orang tua. Meski waktu tersebut sekadar digunakan untuk mendongeng.

 

AFR150701

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY