Ketergantungan Pada Seseorang Membuat Lemah Diri Sendiri

Ketergantungan Pada Seseorang Membuat Lemah Diri Sendiri

241
0
SHARE
Ketergantungan Pada Seseorang Membuat Lemah Diri Sendiri
Source: shutterstock

KabarFemale–Berbicara soal cinta, secara umum ada dua tipe orang dalam menyikapi putus cinta; ada yang mudah move on, dan ada yang sulit sekali untuk move on. Orang yang mudah move on biasanya bisa melupakan sang mantan hanya dalam hitungan satu atau dua hari. Bahkan mungkin ada yang bisa move on hanya dalam hitungan jam.

Bagi orang yang sulit move on, membutuhkan waktu berhari-hari bahkan bertahun-tahun untuk bisa melupakan si mantan. Tak jarang pula, tipe orang yang seperti ini mengalami ketergantungan kepada sang mantan. Ketergantungan kepada orang lain, termasuk pula mantan merupakan sikap merasa tidak bisa hidup tanpa orang tersebut. Kehilangan kekasih atau siapa pun yang menjadi tempat bergantung, membuat dunia orang tersebut seakan hancur.

Ketergantungan pada kekasih, mantan kekasih, atau orang lain manapun, merupakan sikap yang negatif. Sikap ketergantungan membuat diri sendiri lemah. Karena membiarkan diri sendiri lemah, jelas orang tersebut seakan tidak memiliki dunia untuk hidup lagi. Mengapa demikian? Karena ketergantungan kepada orang lain membuat orang tidak sadar atau melupakan hal berikut:

1. Ketergantungan memang selalu berdampak negatif. Ketergantungan obat, alkohol, rokok, bahkan ketergantungan pada seseorang sekali pun, memang selalu berarti negatif. Lihat saja orang yang sedang mengalami ketergantungan kepada alkohol, dunianya seakan sudah menjadi milik alkohol. Sedikit saja ia terpisah dari alkohol, baik fisik maupun psikisnya akan menderita. Begitu pula dengan orang yang mengalami ketergantungan kepada orang lain. Jika suatu saat orang lain tersebut pergi dari kehidupan orang itu, penderitaan lah yang akan terjadi. Tentu lain cerita kalau orang menggantungkan dirinya kepada Tuhan. Karena Tuhan tidak pernah meninggalkan hamba-Nya, tidak ada orang yang menderita karena ditinggalkan Tuhan. Yang ada, orang menderita karena meninggalkan Tuhan.

2. Lupa bahwa berdiri di atas kaki sendiri adalah yang terbaik.

Tergantung pada orang lain membuat seseorang lupa, bahwa setiap orang memiliki kekuatan besar yang dianugerahkan Tuhan kepada tiap-tiap individu. Dengan kekuatan itu, seseorang bisa hidup tanpa harus bergantung pada orang lain. Dan bergantung pada orang lain berarti mengabaikan kekuatan di dalam diri.

3. Bergantung kepada seseorang berarti mengabaikan keberadaan Tuhan.

Orang yang menggantungkan dirinya pada orang lain, apalagi orang lain itu sudah menjadi mantan, merupakan sikap yang sama sekali tidak terpuji. Karena bergantung kepada makhluk berarti mengabaikan keberadaan Tuhan. Hakikatnya, tidak ada yang jauh lebih baik dijadikan tempat bersandar selain Tuhan.
Jadi, bagi Anda yang masih belum bisa move on, masih merasa tidak bisa hidup tanpa kehadiran mantan, buang jauh-jauh pikiran itu. Karena Anda memiliki kekuatan hebat di dalam diri untuk bisa hidup. Yang menghidupkan Anda bukan mantan Anda, tetapi Tuhan.

AFR150301

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY