Jangan Biarkan Anak Terus Bermain dengan Mesin!

Jangan Biarkan Anak Terus Bermain dengan Mesin!

186
0
SHARE
Jangan Biarkan Anak Terus Bermain dengan Mesin!
source : hujandilangithari.files.wordpress.com

KabarFemale– Bermain merupakan dunia yang tak bisa dipisahkan dari anak. Itu lah mengapa dalam dunia pendidikan, bermain sambil belajar menjadi salah satu alternatif metode dalam pembelajaran. Sehingga belajar menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan bagi anak. Belajar menjadi tidak membosankan layaknya bermain. Karena antara anak-anak dan aktivitas bermain, ibarat dua sisi mata uang.
Bermain memang dunia anak. Semua orang mengetahui hal itu. Namun apakah dengan membiarkan anak terus menerus bermain hingga lupa waktu bisa dibenarkan? Apalagi membiarkan anak bermain dengan mesin seperti komputer, handphone dan perangkat game berupa mesin lainnya. Banyak sekali efek negatif yang disebabkan kebiasaan bermain dengan mesin. Di antaranya ialah sebagai berikut:

  1. Mesin membuat anak menjadi penyendiri. Bermain game di komputer, handphone dan lainnya membuat anak terisolasi. Anak menjadi lebih suka menyendiri dan mengurung diri di dalam kamar. Anak yang penyendiri akan menjadikan ia menghadapi masalah sendiri pula. Ia tidak akan mau terbuka tentang masalah yang sedang dihadapinya meski kepada orang tuanya sekali pun.
  2. Anak akan kaku dalam kehidupan sosial. Salah satu efek buruk terlalu bermain sendiri dengan mesin ialah, membuat anak kaku dalam kehidupan sosial. Ini juga akan berdampak buruk terhadap kehidupannya di masa depan. Ia akan menjadi orang yang mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dalam kehidupan sosial. Anak juga tidak akan memiliki banyak teman sehingga kesempatan dia untuk memperluas jaringan akan sedikit.
  3. Game yang berlebihan membuat anak lupa waktu untuk melakukan hal lain. Game PC seringkali membuat orang lupa waktu. Tidak terasa, sudah beberapa jam duduk bermain dengan mesin. Lupa makan, lupa belajar, bahkan lupa kalau hari itu ada tugas yang harus segera diselesaikan.
  4. Membuat anak rentan stres. Tingkat stres akibat komputer terus meningkat. Karena di dalam komputer, tidak ada suasana segar bagi penglihatan maupun pikiran. Yang dilihat hanya sebongkah mesin saja. Begitu pula dengan apa yang dipikirkan anak. Pikiran anak menjadi tidak berkembang dengan baik karena di otaknya hanya ada game dan game. Tingkat stres pun terus meningkat ditambah dengan bahaya terlalu lama berada di depan komputer dan sejenisnya bagi kesehatan. Permainan yang sekaligus bisa membuat anak meninggalkan aktivitas berolah raga.

Setiap orang tua tentu tidak menginginkan dampak negatif di atas terjadi pada anak. Oleh karena itu, orang tua harus memberikan pendidikan bagi anak agar cerdas menggunakan komputer. Sehingga kecanggihan teknologi hanya diambil manfaatnya saja. Serta meninggalkan hal-hal yang sama sekali tidak membawa manfaat.

 

AFR150301

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY