Hal yang Dapat Memicu Pertengkaran dengan Pasangan

Hal yang Dapat Memicu Pertengkaran dengan Pasangan

152
0
SHARE
Source: shutterstock

KabarFemale–Dalam perjalanan sebuah hubungan cinta, di dalamnya pasti akan ada kerikil tajam, semak belukar hingga tanjakan. Tidak ada satu perjalanan pun yang berjalan dengan sangat mulus. Pasti ada tantangan yang harus dilewati atau diselesaikan. Jika berhasil melewati satu tantangan, hubungan akan semakin kuat. Namun jika tidak, kemungkinan besar hubungan akan berakhir.

Salah satu tantangan yang sering muncul dalam sebuah hubungan ialah pertengkaran. Pertengkaran merupakan wujud kasar pertentangan dari dua orang atau kelompok. Jika tidak ada pertentangan, tidak mungkin ada pertengkaran. Jika salah seorang dari pasangan kekasih bisa mengalah atau mengerti, pertengkaran juga tidak mungkin terjadi.

Pada waktu-waktu tertentu, pertengkaran tidak bisa dihindari. Konflik antara dua orang yang menjalani hubungan tersebut lah menjadi pemicu pertengkaran. Kadang konflik tersebut datang dari salah satu, kadang pula datang dari keduanya. Secara umum, hal-hal yang dapat memicu pertengkaran di antara sepasang kekasih ialah sebagai berikut:

1. Tidak menghargai pendapat pasangan.

Setiap orang butuh dihargai oleh pasangannya. Terutama ketika berbicara atau mengungkapkan pendapat. Pendapat tidak harus selalu disetujui, tapi minimal dihargai. Jika kita mengemukakan pendapat atau berbicara kepada pasangan, lalu dia terkesan tidak menghargai, kemungkinan besar kita akan marah. Jika amarah tersebut diladeni dengan amarah pula, pertengkaran pun terjadi.

2. Ingkar janji tanpa meminta maaf.

Kadang ketika kita atau pasangan berjanji sesuatu, namun karena lupa, kita bahkan lupa meminta maaf karena telah ingkar janji. Saat pasangan kita ingkar janji, kita pun akan terus menunggu-nunggu janjinya dipenuhi. Jika ternyata dia tak kunjung memenuhi tanpa penjelasan, jelas kita akan marah. Sudah membuat kita menunggu, tanpa memberi penjelasan pula.

3. Salah paham.

Ketika kita menginginkan satu hal lalu mengatakannya kepada pasangan, tapi ternyata pasangan memahami berbeda dengan keinginan kita, salah paham pun terjadi. Biasanya salah paham terjadi karena kurangnya penjelasan atas apa yang kita inginkan. Sedangkan di lain sisi, pasangan merasa dirinya sudah mengerti. Terjadi lah kesalahpahaman yang bisa memicu pertengkaran.

4. Perhatian yang berkurang.

Ketika hubungan sudah berjalan cukup lama, biasanya perhatian tidak akan sama seperti ketika hubungan masih baru. Kemungkinan besar, perhatian akan berkurang. Di situ lah konflik akan rentan terjadi. Karena sebenarnya, orang tidak akan bertengkar apabila hatinya menyatu. Jika perhatian berkurang, dua hati menjadi lebih renggang.

Dari semua pemicu pertengkaran di atas, sebenarnya ada satu penyebab yang paling umum. Pertengkaran terjadi karena kita maupun pasangan, tidak bisa bersikap dewasa dan tenang atas konflik yang terjadi. Jika kita dan pasangan bisa bersikap tenang atas segala konflik yang terjadi, pertengkaran bisa dihindari.

AFR150401

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY