Cara Tepat Mengkritik Teman

Cara Tepat Mengkritik Teman

313
0
SHARE
source : blogdetik.com

KabarFemale− Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada keadaan yang menuru kita salah. Entah kesalahan di bidang pemerintahan, pendidikan, penegakan hukum, atau bahkan kesalahan pribadi seseorang. Ketika melihat keadaan yang salah tersebut, kita pasti cenderung ingin memperbaikinya. Kalau pun tidak mampu memperbaiki, kita cenderung ingin mengatakan kalau itu salah agar orang lain bisa memperbaikinya. Kalau dibiarkan begitu saja, situasi yang salah tersebut akan menjadi sesuatu yang mengganjal dalam batin.
Ukuran benar salah memang tidak sama dalam pikiran setiap orang. Namun setidaknya, ukuran benar salah berdasarkan norma-norma yang berlaku dalam kehidupan kita pribadi. Hal ini tentu tidak sepenuhnya sama dengan norma yang dipegang teguh oleh orang lain. Bahkan meski orang lain tersebut teman kita sendiri.
Kita juga dapat bahkan sering melihat teman kita melakukan kesalahan menurut sudut pandang kita. Sebagai teman yang baik, kita tentu cenderung ingin memperbaiki kesalahan yang dilakukan teman kita. Atau minimal, mengkritik agar teman kita itu memperbaiki sendiri kesalahannya. Dalam mengkritik atau menegur kesalahan teman sekalipun, kita juga harus memiliki aturan. Setidaknya berikut ini cara mengkritik agar membawa perubahan yang lebih baik bagi teman kita:

1. Kritik kesalahan teman, bukan pribadinya. Ketika kita menegur teman, jangan sampai menyalahkan kepribadiaannya. Tegur kesalahan yang telah ia lakukan. Jika memang kesalahan tersebut berpangkal pada sikapnya yang kurang baik, sikapnya tersebut bukan lagi untuk dikritik. Melainkan kita harus membantu teman kita membangun kepribadian menjadi lebih baik.

2. Sampaikan berdasarkan sudut pandang kita terlebih dahulu. Sudut pandang kita dan teman kita bisa saja berbeda. Oleh karena itu, tegaskan terlebih dahulu kalau apa yang akan kita tegur darinya. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman. Sehingga membuat teman kita menganggap bahwa kesalahannya itu merupakan kesalahan menurut masyarakat umum. Sebab dikhawatirkan teman kita menjadi rendah diri akibat menganggap dirinya telah terlihat jelek di mata umum.

3. Sampaikan dengan santun. Gunakan kata-kata, frase dan kalimat yang tidak menyinggung perasaan. Hindari pula kesan menyalahkan teman kita sepenuhnya. Agar imbang, katakan pula tindakan positif yang pernah teman kita lakukan dan membuat kita kagum. Jangan jatuhkan harga diri. Hindari pula mengkritik menggunakan emosi. Toh kita hanya ingin memperbaiki kesalahan teman. Jadi dalam hal ini emosi tidak diperlukan.

4. Berikan kritik membangun, bukan kritik menjatuhkan. Ketika kita memberikan kritik, jangan lupakan saran di akhir pembicaraan. Sebab kritik tanpa saran hanya menjadi kritik menjatuhkan. Sedangkan kritik dengan saran, berarti jelas kita ingin memperbaiki kesalahan yang dilakukan teman kita.

 

 

AFR150701

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY