Bijaksana Dalam Mendidik Anak

Bijaksana Dalam Mendidik Anak

256
0
SHARE
Source: shutterstock

KabarFemale– Bagi orang tua, membesarkan anak adalah persoalan yang mudah. Karena Tuhan sudah menjamin rejeki setiap makhluknya, termasuk pula anak. Tapi untuk urusan pendidikan, Tuhan hanya menjamin jika orang tua mendidik anak dengan bijaksana. Sehingga mendidik anak menjadi tanggung jawab yang tidak mudah.

Persoalan mendidik anak tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada sekolah, apalagi guru privat. Karena jika salah didikan sedikit saja, anak mungkin bertambah pintar. Tapi belum tentu bertambah baik. Persoalan baik tidaknya hasil didikan anak, semuanya berada di tangan orang tua. Oleh karena itu, orang tua harus sangat bijak dalam mendidik anak. Untuk menjadi orang tua yang bijak dalam mendidik anak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagaimana berikut:

1. Hindari kekerasan, maksimalkan kasih sayang.

Hingga di tahun 2015 ini, masih ada orang tua yang menggunakan kekerasan untuk membuat anak patuh, hormat bahkan mau belajar. Padahal cara tersebut merupakan cara yang kurang tepat, sekaligus kurang bijak. Untuk membuat anak patuh pada orang tua, menghormati orang lain, serta bersemangat untuk belajar, orang tua harus menggunakan kasih sayang. Misalnya, agar anak menghormati orang lain, orang tua harus pandai menghormati anak dan orang lain pula.

2. Didik lah sesuai kemampuan anak.

Jangan memaksa anak memahami apa yang menurutnya sangat sulit. Cukup hargai usahanya untuk memahami. Memaksa anak belajar di luar batas kemampuannya hanya akan membuat anak stres.

3. Biarkan ia belajar lebih banyak tentang minatnya.

Jika anak memiliki minat tertentu, biarkan ia belajar lebih banyak tentang minat tersebut. Misalnya anak senang bercerita, biarkan anak bercerita banyak hal tentang aktivitasnya dalam sehari kepada orang tua. Mungkin suatu saat anak bisa menjadi pendogeng ulung. Syukur kalau mampu menjadi pengisi suara dalam sebuah film animasi.

4. Beri apa yang mereka butuhkan, bukan apa yang mereka inginkan.

Anak merupakan sosok yang juga memiliki banyak keinginan. Agar anak tidak manja, jangan turuti semua keinginannya. Jangan beri semua yang anak minta. Tetapi cukup beri atau turuti apa yang anak butuhkan. Dalam hal ini, orang tua harus jeli dan peka untuk mengetahui sekaligus membedakan mana yang keinginan, dan mana yang kebutuhan.

5. Jangan hanya didik otak anak, didik pula emosi dan tingkah lakunya. Pendidikan modern masa kini memang lebih banyak mendidik anak di segi intelektualnya. Sedangkan dari segi moral dan emosinya, masih kurang. Jika tidak ada peran orang tua dalam mendidik anak, jadi lah anak memiliki banyak ilmu, tapi kehilangan jati diri. Bahkan tidak tahu bagaimana menggunakan ilmunya agar bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, orang tua harus berperan aktif agar antara perkembangan akal, hati dan tingkah anak berjalan seimbang ke arah yang lebih baik.

AFR150401

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY