Berpikirlah Dulu Sebelum Minta Carikan Jodoh Pada Orang Tua

Berpikirlah Dulu Sebelum Minta Carikan Jodoh Pada Orang Tua

234
0
SHARE
Source: shutterstock

KabarFemale− Jodoh merupakan rahasia Tuhan. Ia bisa dipertemukan dengan kita hanya jika Tuhan sudah menghendakinya. Mencari atau menunggu jodoh menciptakan kegalauan dalam kehidupan setiap orang. Baik dia yang sudah punya pacar atau pun yang masih jomblo atau single. Bagi orang yang memiliki pacar, konflik dengan pacar menjadi penyebab kegalauan. Sedangkan bagi para jomblo, galau disebabkan kebingungan, kesepian serta kesedihan karena merasa sendiri.

Banyak sekali penyebab seseorang betah (atau dibetah-betahkan) menjomblo. Bagi seorang jomblo yang disebabkan sulit untuk jatuh cinta, sulit move on atau mereka yang terlalu sibuk dengan aktivitas pekerjaan terkadang memilih dijodohkan demi segera memiliki pasangan. Orang-orang di sekitar seperti teman dan keluarga bisa menjadi tempat untuk meminta bantuan mencarikannya jodoh.

Namun berhati-hati lah bila Anda seorang jomblo dan memutuskan untuk meminta bantuan orang tua dalam mencari jodoh. Sebelum Anda meminta bantuan atau berkeluh kesah pada orang tua, pastikan terlebih dahulu bahwa orang tua paham betul keinginan atau kriteria Anda. Sebab hal-hal berikut justru akan menimbulkkan masalah di kemudian hari bila orang tua Anda tidak paham dengan keinginan Anda:

1. Orang tua manapun, menginginkan anaknya segera menikah bila sudah cukup umur. Hal ini disebabkan keinginan orang tua agar anaknya hidup normal layaknya orang kebanyakan. Menikah, membina rumah tangga, memiliki anak dan lain sebagainya. Setiap keluarga atau daerah tentu memiliki batasan umur berbeda-beda dalam urusan menikah. Di daerah perkotaan, usia 30-an masih dianggap wajar bila belum memiliki calon untuk menikah. Namun di daerah pedesaan, usia 30-an sudah dianggap telat menikah.
2. Orang tua tidak akan berpikir tentang kecocokan bila mereka merasa Anda sudah telat menikah. Orang tua hanya berpikir yang penting anaknya ‘laku’. Bagi orang tua yang usia anaknya sudah dianggap telat menikah, yang terlintas di pikiran orang tua hanya bagaimana anaknya mendapat pasangan atau ‘laku’. Tak peduli calon yang akan dikenalkan pada anaknya itu cocok dengan kriteria anaknya atau tidak. Tak peduli anaknya nanti mau atau tidak. Yang penting calon yang dibawa orang tua Anda itu mau pada Anda.
3. Bagi orang tua, cinta itu nomor sekian. Yang harus didahulukan ialah, Anda segera memiliki pasangan. Jangan berbicara cinta bila Anda meminta dijodohkan pada orang tua Anda. Karena bagi orang tua, cinta bisa tumbuh seiring kebersamaan dan berjalannya waktu.
4. Orang Indonesia khususnya, selalu khawatir anaknya tidak mendapat jodoh. Terutama anak perempuan. Hal ini sudah menjadi tabiat orang Indonesia, yang selalu khawatir anak perempuannya tidak ada yang mau. Jadi ketika ada orang yang berniat melakukan pendekatan, segala cara dilakukan oleh orang tua agar prosesnya berhasil. Ia tak peduli Anda merasa cocok atau tidak.
Jadi, bila Anda tidak yakin bahwa orang tua Anda mengerti pada keinginan Anda, sebaiknya cari orang lain untuk menjodohkan Anda. Cari lah teman atau keluarga lain yang paham betul keinginan Anda.

AFR150701

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY