Beberapa Hal Penyebab Konflik dengan Teman

Beberapa Hal Penyebab Konflik dengan Teman

360
0
SHARE
source : sidomi.com

KabarFemale– Konflik bisa datang menghampiri siapa saja, termasuk juga Anda. Dalam kajian ilmiah, konflik diartikan sebagai suatu keadaan yang tidak sesuai dengan harapan. Atau realitas tidak sesuai dengan sesuatu yang ideal atau yang sebaiknya terjadi.
Konflik bisa terjadi baik dengan teman, kekasih maupun keluarga. Konflik dengan teman merupakan konflik yang tak kalah pentingnya untuk diselesaikan. Karena teman ibarat tempat bersandar kita dalam sedih maupun senang. Setiap orang memiliki cara berbeda dalam menghadapi konflik. Ada yang tetap tenang sehingga bisa berpikir jernih. Ada pula yang tidak tenang sehingga cenderung sembrono. Ada pula yang menyikapi konflik disesuaikan dengan penyebab konflik.

Konflik dengan teman bisa diartikan sebagai suatu keadaan yang sedang kurang baik dengan teman yang disebabkan oleh ketidaksesuaian antara pikiran Anda dengan teman Anda. Banyak sekali hal yang bisa menyebabkan konflik terjadi antara Anda dan teman Anda. Namun secara umum, konflik dengan teman terjadi karena empat hal berikut:

  1. Berbedapendapat. Lain kepala lain pula isinya. Berbeda pendapat di antara dua orang merupakan sesuatu yang pasti terjadi. Toh terkadang, dalam diri kita pun terjadi perbedaan pendapat. Misalnya perbedaan pendapat antara nurani dan nafsu, atau antara otak dan hati. Berbeda pendapat bisa menjadi salah satu pemicu timbulnya konflik. Tentu jika Anda dan teman Anda tidak cerdas dalam menyikapi perbedaan pendapat tersebut. Jika Anda maupun teman Anda pandai menyikapinya, konflik tidak mungkin terjadi.
  2. Kesalahan yang tidak disengaja. Salah dan lupa merupakan milik manusia mutlak. Kadang kita atau mungkin Anda, tidak sadar telah menceritakan aib salah satu teman kepada teman yang lain. Jika teman yang diceritakan aibnya tahu, kemungkinan besar dia akan marah. Intinya, sifat kemanusiaan kita sering pula menyebabkan konflik antara kita dan sahabat kita sendiri. Ibaratnya, sifat kemanusiaan yang lemah tersebut, jika tidak dijaga akan menjadi bumerang bagi diri kita sendiri.
  3. Perubahan sikap. Setiap hari, bahkan setiap detik, orang selalu mengalami perubahan. Baik itu perubahan ke arah yang lebih baik atau buruk. Contoh kecilnya, perasaan atau mood Anda tidak selamanya baik. Ketika mood atau suasana hati sedang tidak baik, Anda bahkan menganggap perkataan teman yang bercanda namun sedikit menyakitkan, sebagai sesuatu yang serius. Anda pun bisa marah-marah tidak jelas dan menimbulkan konflik dengan teman hanya karena perubahan suasana hati. Bagaimana dengan seseorang yang mengalami perubahan besar dalam hidupnya, lantas melupakan temannya yang selama ini menemani susah-senang??
  4. Salah paham. Kesalahpahaman bisa terjadi karena unsur internal diri Anda dan teman Anda. Bisa pula karena ada unsur eksternal. Misalnya ada orang yang dengan sengaja ingin merusak hubungan baik Anda dan teman Anda. Salah paham sekecil apapun, bisa menimbulkan konflik dalam lingkaran pertemanan.

 

AFR150401

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY