Akibat Menomorduakan Anak dalam Hal Perhatian

Akibat Menomorduakan Anak dalam Hal Perhatian

150
0
SHARE
Source: pustakadigital

KabarFemale− Merawat dan mendidik anak merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Banyak sekali tantangan yang harus dilalui orang tua. Mulai dari tantangan fisik hingga psikologis. Dari segi fisik, orang tua harus siap lelah. Sebab mau tidak mau, aktivitas orang tua harus menyesuaikan dengan anak. Dari segi psikologis, orang tua harus siap menghadapi rasa kesal dengan bijak. Namun jika terjadi kesalahan sedikit saja dalam mendidik anak, tetap berakibat fatal.
Setiap kesalahan dalam mendidik anak tentu memiliki akibat tersendiri. Akibat-akibatnya pun tak terduga. Bahkan mungkin tidak pernah terpikirkan oleh orang tua. Salah satu masalah dalam mendidik anak saat ini ialah masalah perhatian. Masalah perhatian bahkan masih belum banyak dipikirkan penuh orang tua. Dalam lifehack.org, hanya 28 % orang tua dari total 52 % pecinta gadget, yang menyadari bahwa aktivitasnya lebih memperhatikan gadget kurang baik. Apalagi bagi tumbuh kembang anak.
Artinya, lebih dari 50 % orang tua masa kini jauh lebih perhatian pada gadgetnya daripada pada anak. Padahal anak jauh lebih membutuhkan perhatian dibandingkan gadget yang hanya benda mati. Teman-teman di sosial media tidak akan menangis meski mereka tidak disapa oleh Anda sebagai orang tua. Tapi, jika anak Anda kekurangan perhatian, ini lah akibat fatal yang bisa terjadi:
1. Anak tumbuh menjadi orang yang suka cari perhatian. Lihatlah anak-anak yang tumbuh menjadi sedikit hiper-aktif. Mereka sebenarnya ingin sekali orang-orang sekitar memperhatiannya. Tak peduli ia menggunakan cara yang tepat atau tidak. Yang penting baginya ialah mendapat perhatian dari lingkungan. Entah itu lingkungan rumah, sekolah atau lingkungan bermain. Jangan heran jika anak pada suatu kesempatan menjadi hiper-aktif, lalu di kesempatan lain menjadi suka ngambek dan pendiam. Itu adalah cara anak untuk mendapat perhatian dari orang tua.
2. Anak akan mencari ‘orang tua’ kedua di luar sana. Jika anak sudah dewasa dan memiliki pergaulan luas, ia akan mencari kelekatan lain di luar sana. Perhatian tetap menjadi sebuah kebutuhan. Anak akan merasa jauh lebih nyaman dengan orang lain yang memberinya perhatian lebih. Dibandingkan dengan orang tua kandung yang tak peduli pada dirinya. Kepada orang lain yang membuat dirinya merasa lebih nyaman itulah, dia akan menganggapnya lebih baik daripada orang tua.
3. Anak akan sulit mengikuti nasihat orang tua. Efek terburuk ketika anak kekurangan perhatian, ialah enggan mendengarkan perkataan orang tua. Baginya itu merupakan sebuah balasan atas tindakan orang tua yang tak mau mengerti kebutuhan anak. Apalagi kebutuhan anak akan perhatian orang tua. AFR150901

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY