3 Pertanyaan Sebagai Tips Keluarga Harmonis

3 Pertanyaan Sebagai Tips Keluarga Harmonis

348
0
SHARE
3 Pertanyaan Sebagai Tips Keluarga Harmonis
Source : huffingtonpost.ca

Bentuk perhatian kecil untuk anak dan pasangan diartikan sebagai bentuk pengucapan rasa sayang yang tidak dapat selalu diucapkan dalam setiap kata. Sebagai contoh, menyambut dengan senyuman ketika anak memasuki rumah setelah seharian melakukan aktifitas di sekolah, atau sebuah senyuman untuk suami ketika pulang dari pekerjaannya diluar rumah. Atau sebuah kecupan manis di kening atau pipi anak ataupun suami. Perlakuan kecil tersebut cukup sederhana, namun bermakna besar. Selagi bisa mencium dan bertanya tentang harinya kenapa tidak coba untuk dilakukan? Setidaknya dengan hal kecil ini Anda bisa mewujudkan keluarga harmonis bersama pasangan dan buah hati.

Beberapa pertanyaan ringan yang dapat Anda utarakan setiap harinya, di meja makan, ketika menyambut anak dan pasangan di rumah, atau bahkan ketika sedang santai bersama di ruang keluarga. tanyakan tentang bagaimana harinya di sekolah dan di tempat kerja, tanyakan tentang bagaimana perasaannya hari itu. Selain menunjukkan perhatian kepada mereka, Anda sekaligus juga dapat lebih memahami mereka dari segala hal, terutama tentang keadaan emosi serta psikologis mereka. Terlebih pada anak yang sedang mengalami masa perkembangan secara fisik maupun perkembangan secara mental.

Pada kali ini kami memiliki tips ringan untuk Anda para pembaca setia kami. Kali ini tentang tips keluarga harmonis. Kali ini bahasan kami lebih mengarah pada percakapan ringan yang dapat Anda buat untuk keluarga. Dengan mengajukan tiga pertanyaan yang berbeda setiap harinya, dimana dari pertanyaan ini Anda akan mendapatkan jawaban-jawaban yang dapat merubah kehidupan keluarga Anda pada khususnya. Berikut tips keluarga harmonis dengan tiga pertanyaan yang berbeda

  1. Apa yang terjadi hari ini? Apa yang dapat kita lakukan untuk membantumu?
    Dengan menanyakan tentang hari-harinya kita akan tahu persis apa yang menjadi bebannya dan apa yang diharapkannya. Terutama tentang suami, yang bertugas sebagai kepala keluarga dan bekerja di luar rumah. Pertanyaan kecil ini akan meluas beriringan dengan jawaban yang diutarakan. Disinilah istri di harapkan dapat mendampingi suami dengan mengajukan diri membantu mengatasi beban yang ada. Hal ini akan memberi kita kesempatan untuk saling memperhatikan satu sama lain.
  2. Apakah mereka merasa khawatir, stress atau takut pada hari itu?
    Suami tidak ingin menambah beban fikiran istri atau anak-anaknya, untuk itu terkadang suami membawa beban tersebut seorang diri. Bahkan beberapa diantaranya seringkali berfikir terlalu berat dan menghabiskan waktu-waktunya. Dilain sisi anak membutuhkan kedua orangtuanya untuk berbagi, menceritakan keluhkesahnya. Namun terkadang keduanya baik suami ataupun anak mengurungkan niatnya untuk sedikit bercerita dan mencurahkan perasaannya. Banyak hal yang membuatnya demikian, rasa sungkan dan perasaan tidak ingin menambah beban keluarga yang lain. Hal ini justru membuat komunikasi antar keluarga berkurang. Dengan Anda mengajukan pertanyaan ringan ini, anak atau suami akan menjawabnya dan bercerita tentang beban yang dipikulnya. Sekaligus Anda dapat membangun komunikasi dan ikatan yang kuat antar anggota keluarga.
  3. Apakah mereka merasakan cinta dan kasih sayang hari ini?
    Pertanyaan ini adalah yang terpenting dari ketiga pertanyaan sebagai tips keluarga harmonis. Barangkali Anda akan merasa canggung menanyakannya, terutama ketika pertama kali melaksanakan tips keluarga harmonis ini. Namun pastikan bahwa setiap orang layak untuk merasa dicintai dan membutuhkan seseorang untuk berdiri bersamanya. Dengan pertanyaan ini tentunya akan mengurangi kata-kata dengan nada tinggi dari hari ke hari. hingga tidak terdengar lagi di sekeliling rumah Anda. Karena mereka lama kelamaan akan terbiasa mengungkapkan rasa cinta dan sayangnya.

BFR14100202

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY