Yang Perlu Diketahui Tentang Kehamilan Ektopik Terganggu

Yang Perlu Diketahui Tentang Kehamilan Ektopik Terganggu

742
0
SHARE
© classconnection.s3.amazonaws

KabarFemale – Kehamilan adalah sebuah kabar gembira untuk pasangan suami istri. Banyak yang mengatakan bahwa kehadiran anak dalam sebuah rumah tangga menjadikan keluarga makin lengkap. Karena itu, ketika hamil, wanita harus lebih hati-hati dan tahu mana yang disarankan dan mana yang tidak. Sayangnya, tidak semua kehamilan berjalan normal. Ada juga fenomena kehamilan seperti Kehamilan Ektopik Terganggu (KET).

Definisi Kehamilan Ektopik Terganggu

Jika pada kehamilan normal, sel telur yang sudah berhasil dibuahi akan melewati tuba falopi dan menuju rahim. Sel telur tersebut kemudian akan menempel ke rahim dan tumbuh sebagai janin. Sedangkan, pada Kehamilan Ektopik Terganggu sel telur akan berimplantasi ke area yang tidak seharusnya seperti tuba falopi atau juga ovarium, rongga abdomen dan juga leher rahim atau serviks. Kehamilan jenis ini terjadi di 1 dari 50 kehamilan yang ada. Sayangnya, deteksi dini yang kurang membuat angka kematian ibu hamil dengan kehamilan ektopik menjadi tidak bisa dicegah.

Gejala Kehamilan Ektopik

Pada dasarnya, kehamilan ektopik tidak memiliki gejala khusus. Seringnya kehamilan akan berjalan seperti kehamilan pada umumnya seperti telat haid, mual muntah, mudah capek dan perubahan pada payudara. Namun, ada tanda-tanda yang harus Anda perhatikan:

  1. Nyeri hebat pada perut, terutama pada perut bagian bawah.Nyeri tersebut akan bertambah nyeri ketika Anda bergerak.
  2. Pendarahan bisa terjadi dengan berbagai variasi seperti bercak saja atau seperti menstruasi.

Jika Anda mengalami gejala di atas, bisa saja Anda mengalami Kehamilan Ektopik Terganggu. Lebih disarankan untuk menemui dokter untuk mengecek lebih lanjut apakah kehamilan Anda berjalan normal atau terganggu dan butuh perawatan yang lebih lanjut.

Penyebab KET

Ada banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan kehamilan ektopik. Walau begitu, ada faktor yang umum menjadi penyebab kehamilan ektopik :

  • Riwayat sebelumnya. Jika Anda pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya, ada peluang sebesar 15% dari kehamilan ektopik pertama dan 30% dari kehamilan ektopik kedua.
  • Kontrasepsi spiral atau pil progesterone. Menggunakan pil progesterone akan mengganggu geraknya sel rambut silia pada tuba falopi yang bertugas membawa sel telur ke rahim.
  • Saluran tuba yang rusak. Jika sel telur yang sudah dibuahi mengalami kesulitan untuk meraih ke rahim, bisa jadi menyebabkan sel telur menempel di area lain.

Cara Pencegahan

Salah satu cara agar kehamilan berjalan normal adalah dengan mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan yang lebih sehat. Salah satunya adalah menghentikan kebiasaan merokok. Wanita yang biasa merokok memiliki potensi yang lebih besar dalam mengalami kehamilan ektopik. Walau begitu, sebenarnya kita juga tidak bisa secara 100% menghindari atau mencegah kehamilan ektopik.

 

BFI15020213

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY