Yang Menjadi Kecemasan Orangtua (1)

Yang Menjadi Kecemasan Orangtua (1)

106
0
SHARE
Yang Menjadi Kecemasan Orangtua (1)
Source: shutterstock

KabarFemale—Rasa cemas kadang hadir di kehidupan kita, tapi tidak seperti pada saat menjadi ibu. Di hari-hari pertama kelahiran si kecil, bahkan setelahnya, orangtua merasa bersalah dan cemas tentang kemampuan untuk menjadi orangtua. Seiring waktu Anda jadi lebih percaya diri, tapi tetap merasa khawatir apakah anak Anda bahagia atau apakah Anda telah menjadi ibu yang baik.

Beberapa kecemasan tak dapat terhindarkan. Ada beberapa hal yang selalu membuat Anda merasa khawatir. Berikut ini beberapa diantaranya.

Berantakan
Rumah Anda akan menjadi sangat berantakan dan kadang sulit bagi Anda menemukan baju yang ingin dipakai atau menemukan pasangan kaos kaki. Tiap kali akan kedatangan tamu, Anda harus bersih-bersih sebelum tamu datang. Lalu setelah mereka pamit pulang, Anda terus memikirkan apa yang menjadi pendapat mereka tentang Anda. Berhentilah merasa khawatir tentang hal ini, berantakan adalah bagian dari menjadi ibu.

Bagaimana jika rumah berantakan? Senyum bayi akan mengingatkan Anda kalau Anda sudah melakukan tugas dengan baik. Dan ingat, tidak ada yang permanen. Ini belum apa-apa, tapi akan berlalu. Sebelum Anda menyadarinya, si kecil sudah keluar dari rumah dan Anda akan merindukan mainan yang berantakan dan bayi yang sibuk bermain.

Anak orang lain
Ini seperti kutukan sebagai seorang ibu, seberapapun Anda berusaha membantahnya, Anda tidak bisa berhenti membandingkan anak Anda dengan anak lain seumurannya. Ketika anak lain lebih dulu berguling, Anda cemas kalau anak Anda tertinggal. Ketika bayi lain mulai merangkak ketika anak Anda baru bisa duduk, Anda khawatir ia malas. Sikap seperti ini tidak bagus untuk si bayi dan Anda sendiri. Semua anak berbeda. Bisa berguling lebih dulu tidak akan membuat anak lebih jenius, atau berguling lebih lama tidak membuatnya jadi bodoh. Jadi kenapa Anda harus merasa khawatir?

Semua tidak seperti harapan Anda
Selama hamil, atau bahkan sebelumnya, Anda mungkin punya gambaran tentang ibu seperti apa Anda nantinya. Anda juga sudah memikirkan seperti apa anak-anak nanti. Sekarang Anda mengalami kekecewaan kalau Anda tidak memiliki apa yang Anda impikan. Mungkin Anda berhenti menyusui lebih dini dari yang Anda harapkan, atau anak menghabiskan waktu lebih banyak di depan TV daripada yang Anda bayangkan, atau anak tidak bisa duduk diam selama perjalanan. Ini semua bukan masalah besar. Apapun ekspektasi Anda sebelum menjadi ibu, segera hilangkan dari pikiran Anda. Saat itu Anda belum tahu seperti apa sulitnya atau seberapa melelahkannya menjadi orangtua. Sekarang Anda mengalami semuanya sendiri.

Tidak bisa sempurna
Hidup tidaklah sempurna, tak ada orang yang hdup di rumah yang sangat rapi, dengan anak yang sangat baik. Foto yang Anda lihat tentang ruang keluarga yang apik diambil setelah bersih-bersih. Aktifitas kerajinan tangan yang Anda lihat di blog perlu waktu berjam-jam untuk disiapkan, dan hampir pasti berakhir dengan tantrum anak. Jadi berhentilah merasa cemas tentang kesempurnaan, ini adalah tujuan yang tak bisa dicapai.

AFI150301

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY