Yang Dianggap Aneh Padahal Normal Pada Bayi Baru Lahir (Bagian 2)

Yang Dianggap Aneh Padahal Normal Pada Bayi Baru Lahir (Bagian 2)

282
0
SHARE
© hdwallpapersphoto

KabarFemale—Berikut ini lanjutan dari informasi tentang kondisi yang dianggap aneh padahal normal pada bayi baru lahir.

Kepala Berbentuk Aneh

Melahirkan bayi merupakan tugas berat, tapi ini bukan hanya bagi ibu. Bayi juga bekerja keras untuk menuju jalan lahir. Dan setelah melewati perjalanan itu, tidak heran bila kondisinya saat keluar berwarna ungu atau bengkak.

Karena awalnya kepala bayi yang kecil sangat lembut dan lunak, melewati tulang panggul membuat kepalanya menjadi sedikit rata. Jka tidak terjadi selama melahirkan, bayi juga bisa memiliki kepala dengan area rata nanti karena terlalu sering tidur di posisi telentang. Jika ini yang terjadi, coba gendong bayi lebih sering, tengkurapkan bayi ketika ia terjaga, dan ganti posisi Anda meletakkan mainannya, agar ia tidak hanya berada di satu sisi saja.

Bila Anda sudah melakukan semua hal di atas tapi kepala bayi masih terlihat rata, bicara pada dokter. Mungkin ia perlu menggunakan alat bantu berupa helm untuk memperbaiki bentuk kepalany. Helm ini paling efektif digunakan pada usia 4 hingga 6 bulan meski tak perlu menunggu terlalu lama untuk memeriksakannya jika Anda merasa ada yang salah.

Alat Kelamin Bengkak

Bila Anda baru saja melahirkan bayi laki-laki, alat vitalnya akan terlihat lebih besar dari dugaan Anda. Ini disebabkan oleh paparan hormon di dalam perut sebelum ia lahir. Atau ada cairan berlebih terkumpul di kantong di sekitar buah pelirnya.

Ia akan mengeluarkannya bersama urin dalam beberapa hari. Hal serupa terjadi pada bayi perempuan, yang biasanya memiliki labia bengkak selama beberapa hari setelah lahir. Bayi akan mengeluarkan banyak cairan dalam beberapa hari di awal kehidupannya sehingga menurunkan 10 persen dari berat badan lahirnya.

Jika bengkak pada alat vital bayi tidak menghilang dalam beberapa hari setelah lahir, Anda perlu memeriksanya, khususnya untuk bayi laki-laki, karena bisa terjadi kondisi yang disebut hydroceles, yang membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk sembuh.

Mata Juling

Bayi masih berusaha menguasai kemampuan barunya, termasuk penglihatannya, dan perlu waktu untuk mengontrol otot dan teknik untuk fokus. Tapi meski mata bayi terlihat juling, sebenarnya tidak demikian. Karena batang hidung, ada lipatan kulit yang bisa menutup bagian putih dari mata bayi. Ini membuat ilusi optik yang disebut pseudoesotropia. Jadi perhatikan baik-baik, apakah anak mata bayi segaris dan bergerak bersamaan?

Bila bayi masih menunjukkan tanda juling di usia 6 bulan, Anda perlu memeriksakan ke dokter untuk memastikan kondisinya. Bila mata bayi benar-benar mengarah ke dua arah berbeda, kemungkinan ia mengalami strabismus, dan bila satu mata saja yang tidak searah, berarti anak Anda mengalami amblyopia.

 

AFI150201

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY