Waspadai Anemia Pada Ibu Hamil

Waspadai Anemia Pada Ibu Hamil

379
0
SHARE
Waspadai Anemia Pada Ibu Hamil
Source : punjabupdate.com

KabarFemale—Saat hamil, Anda bisa mengalami anemia. Anemia pada ibu hamil menyebabkan darah tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Selama hamil, tubuh memproduksi lebih banyak darah untuk mendukung pertumbuhan janin. Jika Anda tidak mendapat cukup zat besi atau nutrisi tertentu, tubuh tidak bisa menghasilkan jumlah sel drah merah yang dibutuhkan untuk mendapat darah tambahan.

Jenis anemia pada ibu hamil

Kasus anemia pada ibu hamil sangat umum terjadi. Tapi Anda bisa mengalami anemia yang lebih parah karena asupan zat besi dan tingkat vitamin yang rendah atau alasan lain. Anemia menyebabkan Anda merasa lelah dan lemah. Jika tidak diobati, anemia bisa meningkatkan resiko komplikasi serius seperti kelahiran dini. Secara umum anemia selama hamil dikelompokkan menjadi:
– Anemia karena kekurangan zat besi
– Anemia karena kekurangan asam folat
– Kekurangan vitamin B12

Faktor resiko anemia pada ibu hamil

Semua wanita hamil beresiko terkena anemia. Ini karena mereka membutuhkan lebih banyak zat besi dan asam folat dibanding biasanya. Tapi resiko menjadi semakin tinggi jika Anda:
– Hamil bayi kembar
– Hamil dengan jarak yang berdekatan
– Banyak muntah karena morning sickness
– Berusia belasan tahun
– Tidak banyak mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi
– Sebelum hamil mengalami anemia

Gejala umum anemia selama hamil berupa:
– Kulit, bibir, dan kuku pucat
– Merasa lelah dan lemah
– Pusing
– Nafas pendek
– Detak jantung cepat
– Kesulitan berkonsentrasi.

Di tahap awal anemia, Anda mungkin tidak merasakan gejalanya. Jadi pastikan selalu memeriksakan darah secara teratur saat berkunjung ke dokter. Anemia karena kekurangan zat besi yang parah dan tidak diobati selama hamil bisa meningkatkan resiko:
– Kelahiran sebelum waktu atau bayi memiliki berat badan lahir rendah
– Transfusi darah (bila Anda kekurangan banyak darah selama melahirkan)
– Depresi pasca melahirkan
– Bayi menderita anemia
– Anak dengan keterlambatan perkembangan

Sedangkan anemia karena kekurangan asam folat bisa meningkatkan resiko:
– Persalinan sebelum waktu atau bayi lahir dengan berat badah rendah
– Bayi mengalami cacat lahir serius atau cacat tabung saraf.
Kekurangan vitamin B12 yang tidak ditangani juga bisa meningkatkan resiko melahirkan bayi dengan cacat tabung saraf.

BFI15030327

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY