Tips Mengolah Makanan Laut

Tips Mengolah Makanan Laut

167
0
SHARE
© georgesseafood

KabarFemale—Ketahui cara memasak makanan laut yang baik dengan tips serta teknik berikut ini:

  • Memilih makanan laut yang segar. Pada kebanyakan makanan laut, segar berarti jika tidak benyek, tidak memudar, atau berubah warna, dan berbau segar. Tanda segar lainnya pada ikan adalah warna yang cerah, insang yang merah basah, dan jernih.
  • Penyimpanan makanan laut. Ikan segar harus disimpan dengan baik mulai sejak ditangkap. Setelah membeli, selalu simpan ikan di dalam es, tapi jangan biarkan ikan menyerap lelehan es. Untuk mencegah hal ini, tempatkan ikan di bungkus plastik pada wadah es yang memiliki lubang pengering.
  • Bekukan satu kali saja. Yang kadang terjadi, Anda mencairkan bungkusan ikan beku yang niatnya akan segera dimasak, lalu karena satu dan lain hal, rencana memasak Anda berubah. Jangan membekukan kembali ikan beku yang sudah pernah dicairkan. Sebaiknya buang sisa ikan dan beli yang baru.
  • Kerang dimasak cepat. Karena lapisan yang rapuh dan isi yang rendah lemak, kerang dimasak tidak lama. Kebanyakan kerang, termasuk udang, kepiting, dan cumi, akan sepenuhnya termasak setelah beberapa menit baik direbus, digoreng, atau dipanggang. Pemasakan yang lama akan membuat hasilnya keras dan alot seperti karet.
  • Penyajian sangat penting. Ketika menggoreng garing fillet ikan di wajan, tunggu hingga mentega atau minyak cukup panas dan selalu mulai dengan posisi terbalik. Ini untuk memastikan sisi pertama memiliki warna keemasan dan matang merata.
  • Waktu memasak untuk ikan. Aturan umum untuk memanggang fillet ikan atau memasaknya di wajan adalah 8 hingga 10 menit tiap inci ketebalan (4 hingga 5 menit untuk tiap sisi). Biasanya waktu 8 menit dipilih untuk menghindari terlalu matang, karena makanan masih terus termasak dari panas yang tersisa setelah diangkat dari sumber panas.
  • Cara mengupas udang. Mulai dengan menarik kaki udang. Lalu ambil kulit dari posisi kaki, dan tarik keluar mengitari sisi tubuh udang. Anda bisa membuang ekor atau membiarkannya. Buat irisan sepanjang punggung dari kepala ke ekor hingga kotorannya terlihat. Mulai dari ujung kepala, ambil kotoran dengan ujung pisau dan ibu jari dan tarik perlahan ke ujung ekor lalu keluarkan.
  • Mengetahui kematangan makanan. Indikator terbaik untuk kematangan ikan adalah tampilan yang tidak tembus cahaya. Masukkan pisau ke tengah fillet, jika ikan terlihat tak tembus cahaya di tengahnya, berarti sudah matang. Tes lainnya adalah dengan mencungkil dengan garpu ke fillet ikan. Jika ikan mengelupas berarti sudah matang.

 

AFI150201

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY