Tanda dan Penyebab Kehamilan Kosong

Tanda dan Penyebab Kehamilan Kosong

646
0
SHARE
© webclickgo

KabarFemale – Apakah Anda tahu apa itu kehamilan kosong? Fenomena kesehatan ini sebenarnya sering terjadi di Indonesia. Banyak yang kemudian mengaitkan hal ini dengan hal gaib atau takhayul, padahal dalam bidang medis sudah ada penjelasannya. Kehamilan kosong adalah fenomena kesehatan ketika tiba-tiba wanita yang sebelumnya diketahui hamil mengalami pengecilan perut. Apa sih penyebab kehamilan kosong ini dan apa saja tanda-tandanya?

Cara Mencegah dan Penyebab Kehamilan Kosong

Sebelum kita membahas jauh tentang kehamilan kosong, ada baiknya kita mempelajari terlebih dahulu apa itu kehamilan kosong. Kehamilan kosong atau blighted ovum disebut juga sebagai kehamilan tanpa embrio. Pada saat terjadinya kehamilan kosong ini, sel-sel yang diperlukan tidak berkembang menjadi embrio. Namun, kantung kehamilan akan berkembang seperti kehamilan yang terjadi biasanya.

Hanya saja, sel telur yang sudah dibuahi mengalami kegagalan dalam berkembang . Karenanya, wanita yang mengalami kehamilan kosong ini tidak akan merasakan gejala apapun yang menjadi penyebab kehamilan kosong.

Sama seperti kehamilan normal, wanita akan mendapati dua garis di alat tes kehamilannya. Jika dicek kadar HCGpun juga meningkat seperti layaknya wanita hamil. Terlebih, mereka juga akan merasakan gejala hamil seperti mual dan muntah, pusing dan juga sembelit seperti kehamilan normal. Nah, Anda akan bisa mengetahui apakah Anda mengalami kehamilan kosong ketika usia kehamilan 6 hingga 8 minggu.

Ketika memeriksakan ke dokter dengan USG, akan terdeteksi bahwa kantung kandungan memiliki embrio yang tidak berkembang. Selain dengan USG, Anda biasanya akan mengalami pendarahan seperti sedang keguguran atau disebut dengan abortus iminens. Padahal pendarahan ini adalah proses tubuh mengeluarkan konsepsi yang gagal. Dokter biasanya juga akan menyarankan Anda untuk melakukan kuretasi.

Lalu sebenarnya apa yang menyebabkan wanita bisa mengalami kehamilan kosong? Sampai pada saat ini memang belum ada penyebab yang pasti. Namun pada umumnya dikarenakan kelainan kromosom saat perubahan sel sperma dan sel telur, kelainan genetic atau juga kondisi sel telur atau sel sperma yang kurang baik. Ada juga yang menyebutkan bahwa kehamilan kosong disebabkan karena kencing manis atau diabetes yang tidak terkontrol.

Namun ada beberapa cara yang diyakini bisa mencegah terjadinya kehamilan kosong, di antaranya:

  • Menjaga kebersihan diri dan juga lingkungan sekitar. Biasakan untuk hidup dan melakukan kebiasaan yang bersih.
  • Imunisasi untuk mencegah masuknya virus rubella.
  • Jaga kondisi kesehatan dan stamina saat merencanakan kehamilan.
  • Lakukan pemeriksaan kromosom saat berencana hamil.
  • Kurangi kebiasaan merokok dan ganti dengan kebiasaan yang lebih sehat, terutama untuk sang calon ayah.

 

BFI15020209

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY