Tahap Proses Terjadinya Kehamilan

Tahap Proses Terjadinya Kehamilan

370
0
SHARE
Tahap Proses Terjadinya Kehamilan
Source : parentdish.ca

KabarFemale—Salah satu faktor dari proses terjadinya kehamilan adalah pembuahan. Ketika sel telur telah berhasil dibuahi oleh sel sperma, maka kehamilan pun dapat terjadi. Namun bukan hanya dari pembuahan saja, kehamilan dapat berlangsung terdiri dari beberapa tahap. Apa saja?

Berikut adalah tahap proses terjadinya kehamilan:

1. Tahap Ovulasi
Tahap proses terjadinya kehamilan yang pertama adalah tahap ovulasi. Apa itu ovulasi? Jadi di dalam ovarium setiap wanita terdapat sebuah kantung cairan yang dinamakan dengan folikel. Nah di dalam folikel ini terdapat kumpulan sel telur yang akan melepas setelah menstruasi. Dan sel telur yang terlepas ini adalah sel telur yang telah matang dan siap untuk di buahi. Bila sel telur yang sudah terlepas ini dapat menagkap sel sperma maka akan terjadi proses pembuahan.

2. Tahap Masa subur
Tahap proses terjadinya kehamilan yang kedua yaitu tahap masa subur dimana terdapat 2 fase diantaranya:
· Hormon naik: Setelah sel telur yang matang berhasil terlepas, maka folikel akan berubah menjadi mengeluarkan sejenis hormon yang berfungsi untuk mendukung proses penebalan rahim untuk ditempeli oleh sel telur matang yang telah berhasil dibuahi

· Perjalanan sel telur: Sel telur yang tadinya sudah terlepas akan berjalan menuju tuba falopi selama hampir 24-48 jam, ini lah yang dinamakan masa subur. Pada masa ini sel telur sudah siap untuk dibuahi oleh sel sperma.

3. Tahap Fertilisasi / Pembuahan
Pada tahap ini akan terdapat dua kemungkinan diantaranya:
· Sel telur tidak berhasil dibuahi: Bila sel telur yang tadinya sudah mencapai tuba falopi namun tidak menerima adanya sel sperma. Maka pembuahan tidak dapat berlangsung, dan dinding rahim perlahan akan mengecil kembali seperti normal. Dan siklus mentruasi pun berjalan kembali seperti biasa

· Berhasil dibuahi: Jika sel telur yang telah mencapai tuba falopi bertemu dengan satu sel sperma yang dapat masuk ke sel telur, maka akan terjadi proses pembuahan yang akan membentuk gen keturunan dari orang tua, dan juga penentuan jenis kelamin. Bila sperma membawa kromosom Y maka jenis kelamin bayi Anda laki-laki, dan bila yang dibawa adalah kromosom X maka bayinya adalah perempuan

4. Tahap Implantasi
Selanjutnya setelah proses pembuahan berhasil, maka dilanjutkan pada tahap imlantasi dimana sel telur yang sudah dibuahi akan berjalan dan menempel pada endometrium atau dinding rahim. Tahap ini akan membuat Anda mengalami kram perut seperti saat PMS dengan disertai pendarahan. Namun pendarahan ini hanya akan berlangsumh selama 1-2 hari saja.

5. Hormon Kehamilan
Pada saat hamil Anda akan mengalami perubahan hormon yang sering disebut dengan hCG (human Choironic Gonadotropin). Hormon ini akan terus meningkat sampai pada minggu ketiga dan keempat setelah hari terakhir menstruasi Anda. Karena hormon hCG inilah maka tubuh Anda akan mengalami perubahan yang akan menjadikan tanda-tanda kehamilan dapat terlihat baik secara fisik maupun non fisik.

Itulah tahap proses terjadinya kehamilan pada setiap wanita. Semoga bermanfaat.

BFI15040143

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY