Resiko Kehamilan Setelah Usia 35 Tidak Seperti Yang Anda Bayangkan

Resiko Kehamilan Setelah Usia 35 Tidak Seperti Yang Anda Bayangkan

210
0
SHARE
(c) Parastorage

RajaNego—Tak ada wanita yang ingin mendengar kata “kehamilan beresiko tinggi” dan bila Anda berumur lebih dari 35 tahun berarti Anda masuk kategori ini. Tapi benarkah kehamilan pada wanita berusia sangat matang memiliki lebih banyak resiko?

Ini menjadi pertanyaan yang penting karena akibat faktor ekonomi dan sosial semakin banyak wanita yang masuk di kategori ini. Hampir pada tiap negara terjadi peningkatan pada jumlah wanita yang memiliki anak pertama setelah usia 35 tahun. Rata-rata usia kehamilan pertama meningkat, begitu juga jumlah ibu yang memiliki bayi berikutnya setelah berumur 35 tahun. Tapi disebut-sebut ibu dengan usia lebih tua lebih terdidik dan menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan wanita yang lebih muda.

Ada beberapa resiko pada ibu dengan usia lebih tua, yang paling signifikan adalah masalah kesuburan. Kehamilan pada wanita mulai menurun pada usia 32 tahun. Pada usia 35 Anda punya 52 persen kemungkinan hamil tanpa bantuan. Di usia 40, menurun hingga 36 persen, dan di usia 45 turun menjadi 5 persen.

Beberapa alasan lain yang menyebabkan kehamilan setelah usia 35 tergolong sulit karena:

  • – Infeksi atau pembedahan yang disebakan lapisan luka di sekitar tuba falopi atau serviks
  • – Endometriosis
  • – Fibroid atau kelainan pada peranakan
  • – Kekurangan cairan ketuban
  • – Masalah kesehatan kronis seperi tekanan darah tinggi atau diabetes.

Semakin tua usia Anda, semakin besar kemungkinan untuk intervensi medis, tetapi pengobatan medis sendiri dapat meningkatkan resiko baik pada ibu maupun bayi. Kesuburan pada wanita hampir berakhir di sekitar usia 40 tahun, dan setelah itu tingkat keguguran mencapai 50 persen. Tapi banyak wanita yang tidak mau menerima hal ini. Mereka masih mengira bisa melakukan banyak cara untuk mengatasinya, tapi alam tidak berkehendak demikian.

Salah-satu cara terbaik untuk membantu memastikan Anda memiliki kehamilan yang sehat adalah dengan mengikuti pola makan sehat dan olahraga teratur. Bahkan dua hal ini menjadi saran pertama bagi wanita yang ingin hamil. Kesehatan personal jadi hal paling penting yang wanita harus kontrol. Anda bisa coba diet ala Mediterania dan melakukan aktifitas fisik 3 hingga 5 kali dalam seminggu.

Kesimpulannya, jika ingin hamil Anda perlu mewaspadai resiko saat usia semakin tua, tapi selama berhati-hati kemungkinan Anda dan bayi akan baik-baik saja.

 

AFI150201

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY