Perut Terasa Gatal Selama Hamil

Perut Terasa Gatal Selama Hamil

171
0
SHARE
© lexingtonfamily

KabarFemale—Tiba-tiba perut Anda terasa gatal dan tak kuasa untuk tidak menggaruknya? Perut yang terasa gatal bisa membuat wanita hamil terganggu. Bila Anda mengalami perut gatal selama hamil, Anda tidak sendirian, iritasi kulit menjadi masalah umum bagi banyak calon ibu dan ini mulai terjadi pada minggu 23 kehamilan, ketika Anda mulai terlihat hamil.

Ketika kulit semakin melebar, begitu juga dengan kulit di area perut, kelembabannya menjadi semakin berkurang. Kulit kering cenderung terasa gatal dan tidak nyaman. Bokong Anda kemungkinan juga merasakan kondisi yang sama bila melebar seperti perut. Periksakan diri ke dokter jika rasa gatal menjalar ke seluruh tubuh, gatal terasa berlebihan, serta tidak berhubungan dengan kulit kering atau kulit sensitif.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  • Jangan menggaruk. Pasti sulit untuk tidak melakukannya, tapi menggaruk kulit yang gatal hanya menyebabkan iritasi berlebih.
  • Melembabkan. Pelembab yang ringan, lembut, dan bebas parfum bisa meredakna gatal untuk sementara waktu. Aplikaskan lebih sering dan sesuai kebutuhan.
  • Krim anti gatal. Lotion calamine berwarna merah muda bisa Anda gunakan pada kulit untuk meringankan rasa gatal.
  • Gunakan minyak vitamin E yang juga bagus untuk puting lecet setelah kehamilan.
  • Berendam. Anda bisa berendam air hangat tapi pastikan air tidak terlalu panas karena bisa membut kulit semakin kering.

Memang rasa gatal saat hamil merupakan kondisi yang normal dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tapi bila rasa gatal bertambah parah, ini bisa mengindikasikan kondisi yang dikenal dengan intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP) atau obstetric cholestasis (OC).

OC adalah kondisi liver yang mengganggu aliran empedu di tubuh selama hamil. Garam empedu umumnya mengalir dari liver ke saluran cerna untuk membantu pencernaan. Karena OC, aliran empedu terganggu, menyebabkan kumpulan empedu di tubuh.

Ini akan mengakibatkan rasa gatal yang parah di seluruh tubuh, meski pada beberapa wanita, gatal terjadi pada tangan dan kaki. Rasa gatal ini bertambah parah di malam hari tapi tidak disertai ruam. Gejala lain berupa urin berwarna gelap, feses keabuan, dan wajah kekuningan.

OC terjadi paling umum selama trimester ke-tiga, meski bisa lebih awal. Tapi kondisi ini akan menghilang dalam beberapa hari setelah melahirkan. Meski OC terjadi pada kurang dari 1 persen wanita hamil, ini merupakan kondisi serius yang perlu dimonitor oleh dokter, khususnya karena bisa meningkatkan resiko komplikasi kehamilan seperti kelahiran sebelum waktu dan kelahiran mati.

 

AFI150201

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY