Perubahan Pada Tubuh Anda Di Kehamilan 7 Bulan

Perubahan Pada Tubuh Anda Di Kehamilan 7 Bulan

229
0
SHARE
© aufeminin

KabarFemale—Pada saat kehamilan 7 bulan, paru-paru bayi sudah hampir sepenuhnya berkembang, tapi rasa tidak nyaman masih tetap terasa. Berat badan membuat Anda semakin merasa tidak nyaman, mulai dari nyeri otot hingga insomnia. Anda perlu berbicara pada dokter untuk mengatasi gangguan ini dan memastikan kenyamanan di kehamilan trimester ketiga.

Gejala di kehamilan 7 bulan

Selama hamil Anda akan mengalami banyak gejala mengejutkan. Salah-satu yang bisa terjadi selama kehamilan 7 bulan adalah payudara yang bocor. Akan keluar cairan encer dengan warna kekuningan yang disebut kolostrum, yang merupakan pendahulu ASI. Biasanya Anda merasakan hanya satu atau dua tetes kolostrum yang bocor, tapi bila tetesannya semakin banyak, gunakan alas bra untuk mengatasinya.

Cairan kolostrum mengandung antibodi yang membantu melawan infeksi dan memberi ketahanan terhadap banyak penyakit selama hari-hari pertama si kecil di dunia. Jadi meski Anda tidak berencana menyusui untuk waktu lama, cobalah menyusui beberapa hari pertama agar bayi bisa mendapat manfaat dari kandungan nutrisi di kolostrum.

Ketika kulit melebar untuk mengakomodasi bayi, stretch marks tidak selalu menjadi satu-satunya efek samping yang Anda rasakan. Sekitar 20 persen calon ibu juga mengalami kulit gatal. Dokter bisa meresepkan salep, tapi lotion juga bisa meringankan raga gatal. Setengah dari jumlah calon ibu mengalami stretch marks, biasanya pada kehamilan bulan 6 dan 7. Tak ada yang bisa Anda lakukan untuk mencegah stretch marks.

Berita bagusnya, stretch marks akan mereda, meski tidak menghilang sepenuhnya. Ada krim atau perawatan dengan laser untuk membantu meringankannya, tapi paling baik menunggu hingga beberapa bulan setelah melahirkan atau hingga selesai menyusui. Bila Anda ingin mencoba krim tertentu, konsultasikan dengan dokter.

Kehamilan 7 bulan juga berarti mulai terasa nyeri pada pinggang dan punggung bagian bawah. Hormon kehamilan melembutkan persendian di sepanjang area panggul sehingga tulang menyebar untuk memberi ruang jalan lahir.

Rahim yang berkembang juga memberi tekanan pada syaraf sciatic, dari punggung bawah ke bokong dan area pinggang lalu turun ke dua kaki, sehingga memicu rasa kebas. Kondisi ini disebut sciatica, biasanya tidak bersifat serius, tidak akan mempengaruhi bayi, dan akan berkurang intensitasnya secara perlahan.

Karena rahim kini hampir berjarak 5 inci dari perut, bayi menekan lebih intens pada organ internal Anda. Heartburn dan nafas terengah semakin terasa di bulan-bulan terakhir. Ini juga akan mempengaruhi selera makan, bahkan beberapa calon ibu ada yang merasakan kembali mual di masa ini.

 

BFI150203

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY