Perubahan Pada Kuku Selama Hamil

Perubahan Pada Kuku Selama Hamil

284
0
SHARE
Perubahan Pada Kuku Selama Hamil
Source : pregnant.sg

Ada berita buruk dan baik ketika berbicara tentang perubahan pada kuku selama hamil. Pertumbuhan kuku menjadi lebih cepat saat hamil. Ini menjadi bagian bagusnya, tapi kadang pertumbuhannya sangat rapuh, bentuk yang tidak teratur, atau terpisah dari ujung kuku yang disebut onycholysis.

Hormon kehamilan sebenarnya membuat kuku tumbuh lebih cepat. Tapi bagi beberapa wanita, kuku yang tumbuh terlalu cepat menjadi tipis, lemah, dan mudah retak. Makanlah dengan pola makan seimbang dan pastikan vitamin kehamilan Anda mengandung biotin, vitamin B kompleks yang terbukti bisa meningkatkan kekuatan dan ketebalan kuku serta menjaga kesehatan rambut dan kulit. Juga pastikan Anda mendapat biotin dari makanan seperti kacang, telur, kedelai, jamur, alpukat, pisang, dan susu.

Hindari produk cat kuku atau penghilang cat kuku yang berbau tidak nyaman. Periksa label kemasan dan hindari produk acetone sebisa mungkin. Selalu hindari pengasapan. Ketika melakukan perawatan di salon, pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik.

Beberapa hal yang perlu Anda lakukan:

– Jangan menggigit kuku atau mencungkilnya.
– Jaga kuku selalu bersih dan kering (air membuat kuku menjadi lebih lembut dan mudah pecah).
– Kuku pendek akan lebih baik untuk saat ini. Resiko pecah akan berkurang dan lebih mudah perawatannya juga memudahkan Anda untuk mengurus bayi nantinya.
– Gunakan krim pelembab pada kuku dan kutikula menjelang tidur.
– Gunakan sarung tangan karet ketika mencuci piring atau saat menggunakan pembersih rumah tangga (atau lebih baik meminta orang lain mengerjakannya).
– Dorong kutikula, bukang memotongnya. Kuku akan menjadi lebih kuat dan Anda tidak beresiko terkena infeksi.
– Kapsul gelatin bisa dicoba untuk memperkuat kuku.
– Mengikir kuku ke satu arah saja, jaga ujung kuku berbentuk melingkar, bukan tajam.
– Waspadai infeksi bakteri pada kuku buatan yang berubah warna. Lebih baik menggunakan kuku asli yang alami selama hamil.

Bila ingin mewarnai kuku:

– Gunakan cat kuku yang bebas dari toluene dan formaldehyde
– Buka pintu dan jendela sebelum menggunakan cat kuku
– Keringkan cat kuku dengan merentangkan tangan menjauhi tubuh. Meniup kuku yang dicat berarti Anda kemungkinan menghirup bahan kimia yang ada pada cat kuku.
– Gunakan cat kuku yang mengandung formaldehyde dan toluene hanya sekali saja dalam seminggu. Jika pekerjaan Anda berhubungan dengan pewarnaan kuku, delegasikan tugas ini kepada rekan kerja selama Anda hamil.

AFI141103

 

Temukan berbagai kabar terkini seputar dunia wanita mengenai health, beauty, fashion, kuliner, relationship, inspiration, mom, kids, juga lifestyle dan entertainment. Hanya di kabarfemale.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY