Penyebab Terjadinya Kehamilan Anggur

Penyebab Terjadinya Kehamilan Anggur

286
0
SHARE
Penyebab Terjadinya Kehamilan Anggur
Source: Lifemartini

KabarFemale – Kehamilan adalah sebuah kabar menggembirakan bagi pasangan suami istri. Namun, tak jarang juga kehamilan membawa kesedihan karena kehamilan yang tidak berjalan lancar karena masalah tertentu, misalnya kehamilan anggur. Apa sih kehamilan anggur? Dan apa yang menjadi penyebab terjadinya kehamilan anggur? Kami akan mengulas secara sederhana di artikel ini.

Definisi dan Penyebab Terjadinya Kehamilan Anggur

Kehamilan anggur atau disebut juga dengan mola hodatidosa adalah kehamilan tidak normal yang berwujud tumor. Tumor jinak ini umumnya terjadi karena bakal janin yang gagal terbentuk sehingga mengakibatkan pembentukan vili atau jaringan permukaan membran yang bentuknya mirip dengan buah anggur yang bergerombol. Karena itu kehamilan ini disebut dengan kehamilan anggur. Gerombolan vili ini menempel di bagian dinding rahim dan bisa menjadi ganas. Lalu apa penyebab terjadinya kehamilan anggur?

Jika secara medis, hamil anggur terjadi karena absennya agenesis atau buah kehamilan. Atau juga terdapat perubahan sistem aliran darah menuju agenesis di bulan pertama kehamilan. Ada juga penyebab lainnya seperti tidak adanya bakal janin namun aliran atau sirkulasi darah berjalan terus sehingga sel trofoblas meningkat.

Apakah kehamilan anggur bisa dilihat atau memiliki gejala? Secara umum sebenarnya gejala kehamilan ini sama dengan kehamilan normal lainnya seperti terlambat menstruasi, morning sick dan juga gejala lainnya. Jika Anda memeriksa dengan alat tes kehamilan Anda juga akan melihat dua garis merah atau tanda positif. Namun bedanya adalah Anda tidak akan merasakan adanya gerakan rahim namun perut membesar dari usia kehamilan normal. Jika Anda juga mengeluarkan pendarahan berbentuk anggur, Anda patut curiga dan pergi ke dokter.

Jika Anda mulai curiga, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter. Ketika Anda melakukan pemeriksaan radiologis atau juga rontgen, Anda tidak akan melihat adanya tulang janin. Sama juga ketika Anda melakukan USG, tidak akan ada denyut jantung dari bayi dalam kandungan. Selain itu, kadar HCG Anda juga melesat terlalu tinggi dari kadar normalnya.

Lalu bagaimana jika Anda dinyatakan mengalami kehamilan anggur? Ada dua penanggulangan yang biasa disarankan. Pertama, jika Anda masih muda atau masih ingin memiliki anak di waktu mendatang, Anda akan disarankan untuk melakukan kuret untuk mengeluarkan mola. Kuret hisap yang disarankan, lalu seminggu setelahnya Anda akan melakukan kuret ulang untuk memastikan bahwa tidak ada mola yang tertinggal.

Kedua, jika Anda sudah berusia lanjut dan tidak menginginkan hadirnya anak karena alasan seperti kesehatan misalnya, Anda bisa melakukan histerektomo atau pengangkatan rahim.

BFI15030243

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY