Pengaruh “Tongue Tie” Pada Menyusui

Pengaruh “Tongue Tie” Pada Menyusui

311
0
SHARE
Pengaruh
source : fimela.com

KabarFemale—Tongue tie atau ankyloglossia, adalah kondisi dimana bayi memiliki bagian kulit yang tidak biasa di antara bawah lidah dan dasar mulut. Lapisan kulit yang menghubungkan lidah dan dasar mulut (lingual frenelum) menjadi rapat, dan bisa membatasi gerakan lidah. Sekitar 5 persen bayi lahir dengan kondisi ini, dan lebih umum terjadi pada bayi laki-laki. Kondisi ini bisa menimbulkan masalah saat menyusui pada sebagian bayi. Sejumlah kecil kasus tongue tie mengakibatkan masalah bicara nantinya, meski jarang terjadi.

Pada beberapa kasus, tongue tie bisa mempengaruhi proses menyusui karena pelekatan sulit dilakukan. Beberapa bayi tidak bisa membuka mulut cukup lebar untuk melakukan pelekatan dengan benar. Pelekatan yang tidak tepat dapat mengakibatkan puting ibu tersa sangat sakit. Bila masalah menyusui berlanjut, ini bisa memicu berat badan berkurang pada beberapa bayi.

Tapi beberapa bayi ada yang mengalami tongue tie namun tidak bermasalah dengan menyusui. Untuk kasus ini, tidak perlu dilakukan pengobatan. Beberapa bayi yang minum susu dari botol juga mengalami masalah minum karena tongue tie. Bayi-bayi ini menelan terlalu banyak angin ketika menyusu.

Gejala umum tongue tie bisa berupa:
– Kesulitan melakukan pelekatan
– Ada suara ketika menyusu
– Menyusu sangat lama
– Tidak bisa menjulurkan lidah.

Sedangkan ibu bisa mengalami gejala:
– Puting terasa sakit
Areola rusak
Mastitis

Tongue tie terdiagnosa melalui pemeriksaan, bisa juga diketahui saat pemeriksaan awal. Atau terdeteksi selama konsultasi menyusui dengan dokter jika Anda meminta bantuan untuk masalah menyusui. Bila bayi tidak memiliki masalah menyusui, biasanya tidak perlu dilakukan pengobatan untuk kondisi ini.

Bila bayi kesulitan melakukan pelekatan, Anda akan ditawarkan prosedur pemisahan tongue tie sebagai solusi. Ini adalah prose pemotongan lingual frenelum. Prosedur ini sangat sederhana, tidak sakit, dan segera mengatasi masalah menyusui yang disebabkan tongue tie. Kepala bayi akan dipegang erat, dengan ujung gunting digunakan untuk memotong lingual frenelum.

Prosedur ini berlangsung dalam hitungan detik, dan Anda bisa segera menyusui bayi setelahnya.
Beberapa bayi ada yang tertidur sepanjang prosedur ini, tapi ada juga yang menangis selama beberapa detik. Jarang terjadi pendarahan, tapi jika terjadi tak ada yang perlu dikhawatirkan. Bagian putih akan muncul di bawah lidah, tapi akan sembuh kurang dari 48 jam. Bila bayi berumur kurang dari satu bulan, prosedur ini bisa dilakukan tanpa penggunaan anestesi. Pada beberapa kasus, anestesi lokal bisa digunakan untuk membuat lidah mati rasa.

AFI150301

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY