Penanganan Kehamilan Ektopik Terganggu (KET)

Penanganan Kehamilan Ektopik Terganggu (KET)

700
0
SHARE
Penanganan Kehamilan Ektopik Terganggu (KET)
Source: healthasithappens

KabarFemale – Pasangan mana yang tidak bahagia ketika mengetahui bahwa akan tiba momongan dalam rumah tangga. Momen ini pasti membuat pasangan jadi bahagia, emosional dan juga berdebar menanti kehadirannya. Walau begitu, beberapa kasus kehamilan bisa saja terjadi dan berbahaya. Di antaranya yang berpotensi adalah kehamilan ektopik terganggu. Kehamilan ektopik terganggu disebut juga kehamilan kosong. Bagaimana penanganan kehamilan ektopik terganggu jika hal ini terjadi?

Penanganan Kehamilan Ektopik Terganggu

Sebelum kita membahas tentang penanganan kehamilan ektopik terganggu, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu apa definisi dari KET ini. KET pada dasarnya adalah sebuah kondisi di mana sel telur yang sudah dibuahi mengalami perjalanan yang tidak semestinya. Jika seharusnya sel telur menyimpan di dalam rahim, namun malah ke ovarium, serviks, tuba bahkan rongga abdomen. Kondisi ini biasanya tidak bisa diidentifikasi di awal kehamilan karena beberapa gejala KET sama dengan kehamilan normal pada umumnya.

Nah, gejala KET yang umum dirasakan oleh wanita hamil adalah :

– Nyeri pada abdomen. Pada awalnya nyeri akan terjadi di satu sisi saja, namun kemudian akan menyeluruh.

– Terlambat menstruasi. Anda awalnya mungkin tidak curiga karena salah satu tanda Anda sedang hamil adalah telat menstruasi.

– Pendarahan, bercak atau flek. Gejala ini juga gejala normal pada kehamilan normal, namun ini bisa jadi tanda bahwa Anda sedang keguguran.

Untuk memastikan apakah Anda mengalami KET atau tidak, sebaiknya memang Anda mengonsultasikan ke dokter kandungan. Karena gejala atau tanda umum dari kehamilan ektopik ini tidak terlalu jelas dan mutlak, Anda memang disarankan untuk melakukan berbagai pemeriksaan seperti USG, pemeriksaan panggul dan juga darah. Dengan melakukan prosedur-prosedur tersebut Anda akan tahu apakah kehamilan Anda normal atau mengalami gangguan.

Pada pemeriksaan panggul akan terlihat apa yang menyebabkan rasa nyeri muncul di area panggul. Kemudian untuk mengetahui perkembangan rahim dan apakah ada beban di area panggul. Sedangkan dengan prosedur USG akan terlihat ada atau tidaknya embrio di dalam janin. Di sana juga akan terlihat apakah embrio berada di tempat yang semestinya. Jika tidak atau terlihat sesuatu yang janggal maka akan dilakukan penanganan.

Selain itu, pemeriksaan darah juga perlu dilakukan untuk melihat apakah Anda mengalami peningkatan atau penurunan hormon kehamilan. Jika meningkat sesuai dengan umur kehamilan maka bisa dikatakan normal. Jika sebaliknya, Anda mungkin memerlukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Lalu apakah ada penanganan kehamilan ektopik yang bisa dilakukan oleh dokter? Prosedur penanganan yang dilakukan dokter biasanya akan disesuaikan dengan seberapa bahaya dan juga berapa lama umur kehamilan Anda. Jika lebih awal dideteksi lebih awal maka dokter akan memberikan obat untuk memperkuat embrio dan menahan perkembangannya. Namun jika sudah terlalu besar biasanya dokter akan melakukan prosedur operasi.

BFI15030238

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY