Pemanis Pada Masakan (3)

Pemanis Pada Masakan (3)

156
0
SHARE
Pemanis Pada Masakan (3)
Source: Shutterstock

KabarFemale—Berikut ini lanjutan informasi tentang pemanis pada masakan.

Pemanis alami
Banyak orang lebih memilih mengkonsumsi makanan yang lebih alami tanpa bahan kimia maupun bahan tambahan. Pemanis alami bisa berupa madu, sirup mapel murni, molasses, dan gula kurma. Menggantikan gula dengan pemanis alami tidak akan memberi hasil terbaik. Jika Anda tidak ingin menggunakan banyak gula, carilah resep yang menggunakan pemanis alternatif.

Madu
Madu telah digunakan untuk konsumsi manusia selama 10000 tahun. Madu terdiri dari fruktosa dan glukosa, mengandung anitoksidan, enzim, dan sejumlah vitamin seperti thiamin dan niacin. Anda perlu berhati-hati memilih madu, pilihlah madu yang mentah dan belum disaring. Banyak madu yang ada di pasaran telah dirubah melalui proses moderen sehingga tidak mengandung zat pada madu yang mentah dan alami. Proses seperti pemanasan dan penyaringan bisa membunuh kandungan nutrisi dan hanya meninggalkan rasa manis.

Sedangkan madu yang tidak diproses masih mengandung propolis, enzim, antioksidan, dan mikronutrien yang membantu menjaga metabolisme. Selain itu madu yang tidak diproses memiliki aroma rasa yang unik yang tidak ada pada produk yang telah diolah. Madu lebih manis dari gula putih, jadi gunakan hanya ¾ dari jumlah gula biasa.

Gula kurma
Gula kurma dibuat dengan mengeringkan kurma dan dihaluskan hingga menjadi bubuk. Kurma mengandung hingga 60 persen gula dan persentase ini meningkat karena proses pengeringan ketika air menguap dari buah. Karenanya gula kurma menjadi pemanis yang sangat simpel dan alami.

Ketika menggunakan gula kurma, jangan menggunakannnya pada masasakan yang membutuhkan pelarutan di dalam cairan. Gula kurma tidak bisa larut dengan baik. Anda bisa menggunakannya untuk masakan yang dipanggang. Gula kurma cenderung lebih manis dari gula merah atau gula putih, menggantikan setengah jumlah gula kurma akan menghasilkan manis yang sesuai pada masakan.

Molasses
Molasses menjadi sumber niacin, thiamin, magnesium, dan potasium. Rasanya manis bercampur pahit. Karenanya harus digunakan dalam jumlah sedikit saja agar tidak memberi pengaruh terlalu kuat pada rasa di makanan.

Pemanis alami tidak melalui proses penyulingan sepereti gula biasa, sehingga lebih baik dan lebih sehat untuk mengkonsumsi makanan yang tidak melalui proses rafinasi. Pemanis alami tidak memiliki kalori, bisa mengakibatkan masalah gigi, dan mempengaruhi gula darah seperti gula biasa, tapi Anda akan lebih nyaman mengkonsumsinya karena tidak diproduksi seperti gula biasa.

Masalah kesehatan seperti obesitas dan masalah gigi, diasosiasikan dengan penggunaan terlalu banyak gula, bisa juga terjadi karena terlalu banyak pemanis alami. Pemanis alami menambah kalori, jadi gunakan seperlunya saja.

AFI150301

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY