Pemanis Pada Masakan (2)

Pemanis Pada Masakan (2)

122
0
SHARE
Pemanis Pada Masakan
Source: citacinta.com

KabarFemale—Berikut ini lanjutan informasi tentang pemanis pada masakan.

Pemanis buatan
Pemanis buatan adalah pemanis sintetis atau buatan manusia. Beberapa berasal dari sumber alami. Pemanis buatan termasuk Acesulfame potassium, Aspartame, Saccharin, dan Sucralose. Pemanis buatan juga ditemukan pada makanan yang diproses seperti diet soda, permen, selai, dan jelly, serta makanan kalengan.

Jika Anda mengganti pemanis buatan untuk gula pada resep, hasilnya kemungkinan tidak terlalu bagus. Memasak dengan pemanis buatan cukup sulit karena hasilnya pada makanan yang dimasak bervariasi dari pemanis satu ke pemanis lain. Kebanyakan pemanis buatan rasanya lebih manis dari gula asli. Selain itu, tidak semua pemanis buatan stabil pada panas, jadi jika dipanaskan saat proses pemanggangan, bisa kehilangan sebagian atau semua rasa manisnya.

Ketika menggunakan pemanis buatan sebagai pengganti gula, misalnya aspartame, tidak bisa digunakan pada produk yang terpapar panas untuk waktu lama, tapi untuk menambahkan sedikit rasa manis pada akhir proses pemasakan bisa dilakukan.

Seperti pemanis buatan lainnya, aspartame jauh lebih manis dari gula, jadi tidak digunakan dalam jumlah yang sama seperti menggunakan gula. Sucralose, stabil pada panas dan bisa digantikan untuk gula untuk rasa manisnya, tapi tidak memberi struktur sebagai gula pada makanan yang dipanggang. Yang perlu diingat, pemanis buatan sering meninggalkan jejak rasa yang bisa mengganggu.

Keuntungan terbesar penggunaan pemanis buatan adalah tidak ada penambahan kalori pada resep. Ini bisa menguntungkan jika Anda mencoba mengurangi kalori untuk mengurangi berat badan. Penderita diabetes juga bisa diuntungkan karena pemanis buatan tidak mengandung karbohidrat, jadi mudah pengaturannya untuk rencana diet penderita diabetes.

Sulit untuk menentukan apakah ada masalah kesehatan jangka panjang jika Anda mengkonsumsi pemanis buatan selama hamil atau selama masa kanak-kanak. Tak ada pabrik pembuat yang mengatakan Anda tidak boleh mengkonsumsinya, tapi juga tak ada yang memiliki penelitian jangka panjang yang membuktikan aman untuk melakukannya.

Kehamilan menjadi waktu dimana tiap makanan yang masuk ke tubuh wanita hamil menjadi pertimbangan. Ada penelitian pada tikus yang menunjukkan paparan pada pemanis buatan yang dimulai pada kehidupan janin meningkatkan efek karsinogenik. Sebuah penelitian di tahun 1996 hingga 2002 menemukan bahwa asupan harian pemanis buatan soft drink pada wanita bisa meningkatkan kelahiran prematur.

Bila memungkinkan, sebaiknya wanita hamil dan anak-anak menghindari pemanis buatan, atau menggunakan secukupnya saja. Berkonsultasilah ke dokter jika Anda punya pertanyaan berkaitan dengan pemanis buatan.

AFI150301

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY