Mitos Tentang Kehamilan, Mana Yang Benar?

Mitos Tentang Kehamilan, Mana Yang Benar?

240
0
SHARE
Mitos Tentang Kehamilan, Mana Yang Benar?
Source : parenting.com

KabarFemale—Mulai dari mengurangi asupan kafein hingga lebih banyak berolahraga, Anda perlu tahu mana yang fakta dan mana yang hanya mitos tentang kehamilan. Jangan lakukan ini, jangan lakukan itu, ada banyak sekali saran kehamilan yang Anda dengar, dan sulit untuk mengetahui mana yang harus dipercaya. Tapi ingat, tiap kehamilan berbeda, jadi ikuti apa yang disarankan oleh dokter.

Apa saja mitos tentang kehamilan yang akan sering Anda dengar?

Makan makanan sehat 3 kali sehari. Ini mitos tentang kehamilan yang keliru. Anda harus makan 6 hingga 7 porsi makanan kecil tiap 2 hingga 3 jam. Seringlah makan berbagai kelompok makanan untuk menjaga gula darah stabil, yang baik untuk Anda dan bayi.

Hindari kafein. Faktanya, satu gelas kopi sehari tak akan membahayakan. Kafein pada dua hingga tiga gelas kopi sehari dapat meningkatkan resiko keguguran. Tapi kafein dalam jumlah yang wajar tidak akan berbahaya bagi Anda dan bayi. Hal yang sama untuk soda dengan kafein.

Jangan makan keju. Faktanya, Anda tidak pelu menghindari semua jenis keju. Jenis keju cheddar tidak berbahaya karena melalui proses pasteurisasi. Mulailah lebih sering membaca label pada produk makanan. Anda mungkin masih tetap bisa mengkonsumsi biskuit keju yang sebelum hamil sering Anda makan.

Tidak boleh makan makanan laut. Faktanya memang ada resiko bakteri pada makanan mentah, tapi bila Anda mengkonsumsinya sebelum tahu hamil, tak akan ada efek bahaya bagi janin. Bagaimana dengan tingkat merkuri? Porsi yang wajar tak akan membahayakan. Nikmati makanan laut sekali seminggu, bukan tiap hari. Pilih makanan laut dengan tingkat merkuri yang rendah seperti salmon atau udang.

Tidak boleh manikur. Faktanya, hanya karena hamil bukan berarti Anda tidak boleh merawat diri. Anda akan merasa mual ketika masuk ke salon disebabkan uap dari produk kecantikan karena Anda sensitif terhadap bau, tapi bila ini yang terjadi, lakukan perawatan di waktu yang tidak terlalu ramai oleh pengunjung. Bila Anda khawatir tentang kandungan dibutil phthalate, carilah produk yang tidak menggunakan bahan tersebut.

Kehamilan terjadi setelah berhubungan seks 14 hari setelah menstruasi. Faktanya, kecuali bila Anda benar-benar memiliki siklus menstruasi yang konsisten, yakni siklus 28 hari, Anda tidak akan selalu sangat subur pada hari 14. Untuk mengetahui hari paling subur, kenali tanda kesuburan terutama pada perubahan di cairan serviks.

BFI150303(44)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.