Mengajak Anak Makan Sayur

Mengajak Anak Makan Sayur

166
0
SHARE
© neslihanedagoltasi

RajaNego—Mengajak anak untuk makan lebih banyak sayur tidak perlu disertai dengan paksaan atau kemarahan. Berikut ini cara kreatif untuk memperkenalkan dan menyajikan sayur kepada anak-anak:

  • Ajak anak ke dapur. Bawa anak ke ladang sayur dan minta mereka memetiknya. Biarkan mereka mencuci, dan memotong, dan memilih bagaimana memasak sayuran yang telah dipetik.
  • Tawarkan sayur bersama makanan favorit. Jika anak Anda suka pizza, coba tambahkan topping sayur di atasnya. Beberapa anak tidak suka mencampur makanan, tapi beberapa ada yang suka bereksperimen.
  • Bersenang-senang dengan sayur. Untuk anak yang lebih kecil, membuat karakter wajah dari potongan sayuran akan membuat mereka mau memakannya. Menyebut brokoli seperti “pohon” atau bunga kol sebagai “otak” membuat anak kurang terintimidasi. Membuat makanan ukuran mini juga baik bagi anak. Semua ini bagian dari eksplorasi, jadi buatlah menyenangkan.
  • Jangan memaksa. Ketika frustasi karena anak tidak mau makan sayur, orangtua biasanya akan terpancing untuk marah atau memaksa anak menghabiskan makannya. Para ahli menyebutkan memaksa anak untuk makan sesuatu bisa menyebabkan ia menghindarinya. Bahkan hingga dewasa. Jadi jangan bereaksi berlebihan. Pada akhirnya akan ada beberapa jenis makanan yang anak tidak mau makan.
  • Tawarkan satu sayuran baru ditambah yang sudah familiar bagi anak. Jangan penuhi piring anak dengan jenis sayuran yang belum dikenal atau tidak disukainya. Minta ia hanya mencoba satu jenis sayuran. Pastikan Anda menyajikan makanan lain yang sudah ia kenal, termasuk sayuran yang sudah ia suka. Dengan begitu Anda mendorongnya untuk mencoba makanan baru.
  • Jangan menyerah. Jika Anda menawarkan brokoli atau bayam beberapa kali dan anak menolaknya, jangan menyerah. Anak merasakan perubahan seiring pertumbuhannya. Mereka mungkin perlu mencoba makanan baru berkali-kali sebelum menyukainya.
  • Membuat es loli dan smoothies dari sayur. Buat puree dari ketela dan wortel, campur dengan yoghurt dan sedikit perasan jeruk, lalu bekukan seperti es loli. Coba campurkan sayuran dan buah menjadi smoothies. Campur alpukat dengan yoghurt dan pisang serta stroberi beku.
  • Sayur dimana-mana. Ketika anak lapar, jika sayur yang ada di dekatnya, ia akan lebih mungkin memakannya. Potong-potong wortel dan brokoli, jika anak meminta cemilan, jadikan potongan sayur tadi sebagai pilihannya. Selalu sedia potongan sayur yang sudah bersih di lemari pendingin sehingga mudah dilihat ketika anak mencari makanan.
  • Selipkan sayur ke dalam kue. Anda bisa membuat brownies dengan puree bayam atau jenis sayuran lain. Dengan begitu anak senang, orangtua senang, tubuh juga sehat.
  • Memberi contoh yang baik. Sulit untuk membuat anak menyukai wortel jika Anda sendiri menghindarinya. Jadi makanlah sayur dan pastikan anak melihatnya. Jika Anda bukan penggemar sayur, biarkan nenek atau pengasuh mengambil alih tugas ini. Kadang anak mendengar orang lain lebih dari mendengarkan ayah ibunya.

 

AFI150201

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY