Masalah Perilaku Pada Batita

Masalah Perilaku Pada Batita

210
0
SHARE
Source: huffingtonpost

KabarFemale—Mungkin Anda salah-satu orangtua yang menggunakan “time out” sebagai hukuman untuk perilaku buruk anak, tapi anak tidak merasa terganggu olehnya dan terus melakukan kesalahan berulang kali. Pada situasi seperti ini, Anda perlu mulai mencari tahu penyebab masalah perilaku pada batita.

Agresi, menggigit, dan memukul
Agresi pada batita adalah hal normal karena ini jadi bagian dari perkembanganya. Agresi menjadi hasil dari keinginan untuk mandiri dan kontrol yang belum berkembang. Anda perlu memberitahu si batita kalau mengigit, memukul, dan berperilaku agresif tidak baik dan tunjukkan cara yang tepat untuk mengungkapkan emosinya.

Berbohong
Ketika anak berusia sekitar 3 atau 4 tahun, ia belum mampu sepenuhnya untuk memberitahu perbedaan antara fantasi dan kenyataan. Ini berarti kalau anak masih tidak bisa memahami konsep berbohong dan mengatakan yang sebenarnya.

Menarik rambut
Ini jadi salah-satu cara batita mengungkapkan diri. Ada beberapa penjelasan kenapa anak menarik rambut dan salah-satunya adalah untuk mendapat perhatian atau reaksi dari Anda.

Berteriak
Batita akan berteriak bukan karena ia anak yang menyebalkan tapi karena ia menyadari memiliki suara dan bereksperimen dan mengeksplorasinya. Berteriak juga jadi cara batita mendapat perhatian Anda.

Mengejek
Meski perilaku mengejek terjadi di masa batita, mereka melakukannya tanpa maksud jahat. Mengejek kadang jadi cara baita menguji batasan yang ditetapkan orangtua. Misalnya anak akan makan gula sambil melihat ke arah Anda hanya untuk melihat reaksi Anda.

Tantrum
Tantrum pada batita bisa terjadi secara tiba-tiba. Satu menit pertama mereka terlihat gembira dan di menit selanjutnya mereka merengek. Tantrum rentan terjadi pada anak usia antara satu hingga tiga tahun. Ada kemungkinan batita mengalami frustasi.

Melempar benda
Melempar benda jadi salah-satu perilaku buruk batita yang membuat para orangtua jengkel. Banyak anak antara usia 18 bulan hingga 3 tahun melempar benda sebagai skill yang mereka sukai.

Merengek
Batita mengandalkan Anda hampir untuk semuanya. Untuk mendapat apa yang ia mau, ia harus mendapat perhatian Anda. Batita merengek ketika merasa tidak berdaya dan mencari perhatian.

Tidak bisa diam
Kebanyakan batita akan lari ketika didudukkan dan ditinggalkan sendiri. Ketika Anda mengejarnya, Anda menyadari kalau ia tidak mau diletakkan di kereta dorong atau digendong. Tapi ia ingin berjalan sendiri. Pahami kalau berlarian bukan masalah perilaku pada batita karena ia hanya ingin kebebasan untuk berlari.

AFI150701

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY