Life Skill Dasar Bagi Anak

Life Skill Dasar Bagi Anak

209
0
SHARE
Source image: google

Life skill, atau keterampilan hidup mendasar. Mungkin anda sudah banyak mendengar bahwa sekolah yang sekarang tidak hanya menekankan pentingnya inteligensi, tetapi juga mengajarkan life skill sejak dini. Life skill yang baik akan membawa mereka ke masa depan yang sukses. Berikut life skill yang penting diajarkan kepada anak anda:

1. DISIPLIN DIRI.
Suatu saat nanti anak anda akan mandiri. Terpisah dari anda. Dan anda pun tidak bisa selamanya mendampingi anak anda. Oleh karena itu, orang tua wajib mengajarkan disiplin diri sedini mungkin. Anak-anak harus belajar disiplin diri dalam hal uang, karir, pekerjaan rumah maupun manajemen waktu. Untuk mengajarkan disiplin diri, diperlukan penerapan yang konsisten atas konsekuensi dan reward. Konsekuensi diberikan untuk perilaku yang tidak diperbolehkan; dan reward positif diberikan untuk perilaku yang diharapkan. Orang tua yang mengerjakan PR anaknya, akan membuat anak menjadi pribadi yang tidak dapat mandiri. Sebaiknya orang tua mengambil waktu lebih untuk mendorong anak melakukan hal-hal yang dapat dilakukannya sendiri. Jangan membiasakan anak mudah meminta tolong. Pun sebaliknya, orang tua jangan membiasakan menolong anaknya setiap saat.

2. KETERAMPILAN SOSIAL.
Practices make perfect. Begitupun dengan anak-anak. Keterampilan-keterampilan baru yang telah diajarkan sebaiknya dilatihkan sesering mungkin agar anak semakin ahli. Keterampilan social mendasar yang harus diajarkan kepada anak-anak antara lain membuat kontak mata dengan lawan bicara, dan bergantian berbicara dalam sebuah percakapan (tidak saling menyerobot, ingin lebih dulu berbicara). Lakukan role play dengan anak anda, dan berikan umpan balik bagi mereka. Berikan pujian bila mereka berhasil melakukan yang diharapkan. Memiliki keterampilan social yang adekuat akan memberikan kontribusi besar dalam keberhasilan anak, baik di sekolah maupun di masa depan mereka.

3. KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH.
Cara anak memandang suatu masalah tentu berbeda dengan cara pandang orang dewasa. Anak-anak harus berlatih memecahkan masalah dan membuat keputusan sendiri. Langkah pertama sebelum mengajarkan keterampilan ini adalah hubungan yang harmonis antara orang tuahttp://www.kabarfemale.com/wp-admin/post.php?post=391&action=edit dan anak. Berikan perhatian kepada anak anda. Dengarkan apa yang ia katakan. Yakinkan anak anda bahwa anda merupakan partner terbaik untuk membantunya mengenali masalah dan mengambil solusi. Biarkan anak anda mengambil keputusan, bahkan jika anda tahu keputusan tersebut kurang efektif. Membiarkan anak menghadapi beberapa konsekuensi alami terkadang merupakan cara yang efektif untuk membuat mereka belajar dari masalah. Yang pada akhirnya akan mengembangkan keterampilan mereka dalam memecahkan masalah.

AFI141002

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY