Kesehatan Anak: Mengetahui Penyebab Konstipasi

Kesehatan Anak: Mengetahui Penyebab Konstipasi

156
0
SHARE
Source: batitapedia

KabarFemale—Konstipasi sangat umum terjadi pada anak. Anak dianggap mengalami konstipasi ketika ia buang air besar kurang dari tiga kali dalam satu minggu, mengalami kesulitan ketika buang air besar, atau feses keras, kering dan besar. Artikel kesehatan anak kali ini akan membahas lebih jauh tentang konstipasi pada anak

Artikel kesehatan anak tentang sebab konstipasi

Konstipasi biasanya mudah dihindari dengan melakukan kebiasaan makan yang sehat dan berolahraga. Konstipasi disebabkan pola makan yang tidak menyertakan air dan serat yang cukup, yang membantu buang air besar lebih baik. Anak yang makan banyak keju, roti putih, dan daging bisa sering mengalami konstipasi. Makan makanan yang lebih sehat yang kaya serat seperti buah dan sayur akan menjaga feses tidak keras dan kering. Teruslah membaca artiekl kesehatan anak ini untuk tahu lebih banyak.

Beberapa anak menghindari ke kamar kecil meski ketika mereka benar-benar ingin buang air besar. Mereka mungkin tidak mau menggunakan kamar mandi selain di rumah, berhenti bermain, atau meminta izin orang dewasa untuk ke toilet. Stres juga bisa memicu konstipasi. Anak mengalami konstipasi ketika cemas tentang sesuatu, seperti memulai sekolah atau masalah di rumah. Penelitian menunjukkan kalau masalah emosi bisa mempengaruhi bagaimana kerja fungsi usus dan bisa menyebabkan konstipasi serta kondisi lain seperti diare.

Beberapa anak mengalami konstipasi karena irritable bowel syndrome (IBS), yang bisa terajadi ketika anak stres dan makan makanan yang berlemak dan pedas. Anak dengan IBS kemungkinan mengalami konstipasi atau diare. Pada kasus yang jarang, konstipasi jadi tanda masalah medis lain. Jadi bicaralah pada dokter bila anak terus mengalami masalah ini atau bila konstipasi berlangsung selama 2 hingga 3 minggu.

Untuk mencegah dan mengatasi konstipasi, beri anak lebih banyak cairan. Minum air putih dalam jumlah cukup akan membantu feses bergerak lebih mudah. Jumlah cairan yang anak butuhkan bervariasi berdasarkan berat badan dan usia. Tapi kebanyakan anak usia sekolah membutuhkan setidaknya 3 hingga 4 gelas air putih dalam satu hari.

Bagian akhir dari artikel kesehatan anak kali ini berupa saran untuk memperbanyak serat di makanan anak demi mencegah konstipasi. Makanan kaya kandungan serat seperti buah dan sayuran bisa membantu mencegah konstipasi. Serat tidak bisa dicerna, jadi bisa membantu membersihkan usus. Makanan yang banyak lemak dan gula bisa memperlambat buang air besar. Ketika menambahkan lebih banyak serat ke makanan anak, lakukan secara perlahan dalam beberapa minggu dan pastikan anak juga minum lebih banyak cairan.

AFI150801(23)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY