Tips Mencegah Kehamilan Menggunakan Metode Ritmik

Tips Mencegah Kehamilan Menggunakan Metode Ritmik

311
0
SHARE
© infocomrade

KabarFemale—Pernahkah Anda mendengar tentang metode ritmik? Apa itu metode ritmik? Metode ritmik adalah metode dimana pasangan suami dan istri tidak melakukan hubungan seksual pada saat masa subur seorang istri.

Nah untuk mengetahui masa subur tentu Anda harus paham siklus menstruasi Anda. Ovulasi atau proses pelepasan sel telur dari indung telur berlangsung selama sekitar 14 hari atau kurang lebih 2 hari menjelang hari pertama haid berikutnya.

Ovum atau sel telur hanya akan bertahan sehari selama 24 jam saja setelah dilepaskan, berbeda dengan sel sperma yang dapat bertahan 2 kali lebih kuat yaitu 2 hari atau 48 jam. Oleh sebab itu pembuahan bisa terjadi saat hubungan seksual dilakukan 2 hari sebelum pelepasan sel telur (Ovulasi) dan 1 hari setelah Ovulasi. Jadi bagi Anda yang berencana untuk mencegah kehamilan, pastikan Anda memperhatikan siklus menstruasi Anda ya Moms. Mencegah kehamilan menggunakan metode ritmik terbagi menjadi:

1. Metode ritmik pantang berkala atau kalender

Mencegah kehamilan dengan metode ritmik kalender adalah pasangan suami istri harus mengindari hubungan seksual pada saat masa subur istri berdasarkan lamanya siklus menstruasi, kemungkinan masa ovulasi, jarak waktu ovum dapat dibuahi, dan kemampuan bertahan sel sperma pada saluran reproduksi wanita.

Periode subur wanita terhitung dari: (Siklus menstruasi terpendek – 18) dan (Siklus menstruasi terpanjang –  11). Siklus menstruasi dicatat selama minimal 3 bulan terakhir, tetapi sebaiknya lebih baik jika dicatat dalam 6 bulan terakhir.

Misal: Jika siklus terpendek wanita adalah 24 hari, dan siklus terpanjang 28 hari, maka periode suburnya adalah (24 – 18) dan (28 – 11) yang berarti suami istri tidak bisa melakukan hubungan seksual pada hari ke-6 hingga hari ke-17 setelah menstruasi.

2. Metode pengukuran tingkat suhu tubuh

Metode ini dilakukan berdasar pada tingkat perubahan suhu tubuh. Pengukurannya dilakukan ketika tubuh mengalami suhu basal (saat bangun tidur sebelum beranjak dari tempat tidur). Suhu basal ini akan mengalami penurunan sebelum ovulasi dan akan sedikit meningkat (sekitar kurang dari 1˚Celsius) sesudah ovulasi. Jadi, suami istri sebaiknya tidak berhubungan seksual sejak mulai hari pertama menstruasi hingga 3 hari sesudah kenaikan suhu.

3. Metode tingkat lendir serviks

Metode ini dapat dilakukan dengan setiap hari mengamati tingkat kualitas dan kuantitas dari lendir serviks. Pada masa subur dapat dilihat dari kondisi lendir yang jernih, cair, dan licin. Abstinensia (tidak berhubungan seksual) dibutuhkan selama waktu menstruasi, setiap hari selama waktu menjelang ovulasi (berdasarkan lendir serviks) hingga lendir masa subur mulai muncul sampai 3 hari masa lendir subur berhenti.

Bagaimana Moms? Sekarang sudah tahu kan cara mencegh kehamilan menggunakan metode ritmik. Pastinya dengan menggunakan metode ini jauh lebih aman dan tidak ada efek samping apapun, karena merupakan tindakan preventif berhubungan seksual yang hanya memerlukan pengamatan. Selain itu Anda juga menjadi tahu kapan masa subur dan tidak subur dari diri Anda sendiri. Selamat mencoba.

 

BFI15020111

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY