Konsumsi Alkohol di Kehamilan 8-9 Bulan

Konsumsi Alkohol di Kehamilan 8-9 Bulan

184
0
SHARE
Source: Neswacafe

KabarFemale — Alkohol bersifat racun. Ketika mengonsumsi alkohol, minuman ini akan mengenai plasenta melalui aliran darah. Konsumsi alkohol berat bisa menyebabkan keguguran dan kelahiran prematur. Terlalu banyak alkohol bahkan bisa meningkatkan risiko kelahiran mati. Bila Anda minum alkohol terlalu banyak di kehamilan 8-9 bulan, ini bisa secara permanen merusak sel bayi yang sedang berkembang. Juga dapat berpengaruh pada wajah, organ, dan pertumbuhan otak bayi.

Efek konsumsi alkohol pada bayi di kehamilan 8-9 bulan

Dampak pada bayi bila Anda minum alkohol di kehamilan 8-9 bulan bergantung pada seberapa banyak alkohol yang Anda minum, tahapan kehamilan ketika mengonsumsi alkohol, dan seberapa sering Anda meminumnya.

Beberapa ahli menganggap kesulitan belajar dan masalah memori pada anak disebabkan oleh ibu yang minum alkohol selama trimester terakhir. Fase ini ketika tubuh bayi tumbuh semakin besar dan otaknya sedang berkembang.

Tapi minum alkohol dalam jumlah terbatas juga menyebabkan masalah pada bayi yang sedang berkembang. Beberapa penelitian menyebutkan kalau minum alkohol secara rutin bisa memicu masalah perhatian pada anak dan menyebabkan IQ rendah.

Peminum alkohol berat akan merusak sistem saraf bayi. Ini berarti bayi mengalami gangguan spektrum alkohol, yang bisa bervariasi mulai dari masalah kesulitan belajar yang ringan hingga masalah sosial.

Sindrom alkohol janin adalah gangguan spektrum yang ekstrem. Bayi dengan sindrom alkohol cenderung mengalami cacat wajah atau lahir kecil. Bayi juga mengalami kesulitan belajar, koordinasi otot yang buruk, dan masalah perilaku selama hidup mereka.

Dikarenakan banyaknya bahaya alkohol yang dirasakan oleh bayi yang belum lahir, para ahli tidak bisa memastikan berapa banyak jumlah alkohol yang aman diminum selama hamil. Para ahli masih belum sepakat tentang efek potensial dari minum alkohol dalam jumlah ringan. Minum alkohol dalam jumlah ringan berati tidak lebih dari satu hingga dua unit alkohol, tidak lebih dari satu atau dua kali dalam satu minggu.

Beberapa penelitian pun menunjukkan kalau minum alkohol dalam jumlah ringan tidak berbahaya bagi bayi Anda. Tapi penelitian lain juga melaporkan kalau alkohol berapa pun jumlahnya yang diminum selama hamil itu bisa berbahaya.

Saran dari beberapa ahli adalah wanita hamil tidak minum minuman beralkohol selama trimester pertama. Tapi departemen kesehatan merekomendasikan bahwa wanita harus menghindari alkohol di sepanjang kehamilan, dan ketika mereka berusaha untuk hamil.

 

BFI150603(45)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.