Kenali Tanda dan Gejala Awal Kehamilan

Kenali Tanda dan Gejala Awal Kehamilan

289
0
SHARE
Kenali Tanda dan Gejala Awal Kehamilan
Source: Healthtap

KabarFemale — Bagi sebagian besar wanita, terutama mereka yang tidak merencanakan kehamilan, minggu pertama kehamilan berlalu tanpa mereka sadari. Bahkan setelah 2 minggu, kehamilan belum terdeteksi. Siklus bulanan wanita bervariasi, jadi kebanyakan wanita berasumsi bahwa ketika menstruasi terlambat, tak ada yang berbeda. Memang tidak ada tanda dan gejala awal kehamilan yang jelas selama minggu pertama. Tapi ada gejala seperti kelelahan, mood swing, dan buang air kecil lebih sering. Namun sebagian besar wanita menganggap gejala ini sebagai tanda awal menstruasi, bukan kehamilan.

Apa saja tanda dan gejala awal kehamilan?

Payudara terasa sakit. Nyeri pada payudara dan puting sering menjadi tanda dan gejala awal kehamilan. Ini diakibatkan oleh perubahan hormon kehamilan. Peningkatan aliran darah ke dada kemungkinan membuat payudara bengkak dan sensitif terhadap sentuhan. Jangan khawatir, Anda bukan satu-satunya yang mengalami nyeri dada. Beberapa wanita mengalaminya selama satu minggu saja tapi yang lainnya bisa sepanjang trimester pertama.

Warna areola menjadi gelap. Ini bisa terjadi pada satu atau dua minggu setelah konsepsi, yang juga disebabkan oleh perubahan hormonal. Area puting yang menggelap terjadi karena tubuh mempersiapkan payudara untuk menyusui bayi. Beberapa wanita bahkan ada yang merasakan bintik minyak yang melumasi puting. Areola berwarna semakin gelap ketika kehamilan berlanjut. Bila Anda merasa sangat khawatir, bicarakan pada dokter.

Bercak. Pendarahan ringan bisa terjadi pada 5 hingga 10 hari setelah konsepsi. Ini disebut pendarahan implantasi dan menjadi tanda kalau embrio telah tertanam di dinding rahim. Beberapa hari setelah konsepsi, sel telur yang dibuahi akan mulai masuk ke dinding rahim. Ini berarti bayi siap untuk tumbuh.

Bercak darah. Mungkin ini tidak terjadi pada tiap calon ibu, tapi tidak berarti Anda harus khawatir jika ini terjadi pada Anda. Hubungi dokter bila Anda mengalami bercak darah. Bercak hanya terjadi 5 hingga 10 hari setelah hamil, jadi bila berlanjut, Anda perlu memeriksakan diri untuk memastikan semua baik-baik saja.

Sering pipis. Kuantitas buang air kecil yang lebih sering dari biasanya mulai terjadi sekitar dua atau tiga minggu setelah konsepsi. Setelah embrio tertanam di rahim, tubuh memproduksi hormon yang disebut hCG, yang memicu sering pipis. Setelah janin tertanam di rahim, hCG terlepas, yang bisa membuat Anda ingin ke kamar kecil tiap lima menit. Hormon hCG melepaskan estrogen dan progesteron, yang Anda butuhkan selama hamil. Tiap wanita akan mengalami peningkatan hCG, tapi tidak setiap wanita buang air kecil sesering Anda.

BFI150303(16)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY