Info Penting Untuk Wanita: Proses Terjadinya Kehamilan

Info Penting Untuk Wanita: Proses Terjadinya Kehamilan

147
0
SHARE
© dreamstime

KabarFemale – Ketika sudah berumah tangga, kabar yang paling membahagiakan adalah ketika munculnya dua garis merah pada alat tes kehamilan. Pasangan yang baru menikah atau bahkan yang sudah lama menikah akan sangat menantikan hal ini. Menjalani rumah tangga memang membuat manusia menjadi lengkap, tapi dengan adanya anak di tengah-tengah keluarga akan menjadikan kebahagiaan pasangan yang sudah berumah tangga menjadi semakin lengkap. Nah, untuk Anda yang baru saja mendapati kabar gembira ini tentu harus bersiap agar proses terjadinya kehamilan, selama kehamilan dan juga menu persalinan akan berjalan dengan lancar.


Info Penting Untuk Wanita: Proses Terjadinya Kehamilan

Proses terjadinya kehamilan pada awalnya disebabkan akibat pembuahan yang dilakukan dari sel sperma hingga menuju sel telur wanita. Ketika proses pembuahan berhasil makan janin akan mulai dibentuk. Perlu diketahui, proses awal pembuahan ini bukan hal yang mudah. Di setiap 3cc sperma yang dikeluarkan setiap ejakulasi, per 1 ccnya menghasilkan 100 hingga 120 juta buah sel sperma. Sel-sel inilah yang kemudian bertarung untuk bisa sampai dengan selamat sampai sel telur wanita di rongga rahim.

Namun ini tidak semudah teori yang dituliskan. Ada beberapa kondisi yang harus dipenuhi ketika ingin menjadikan proses pembuahan lebih berhasil. Misalnya, perempuan harus dalam masa subur sehingga sel telur lebih matang dan siap untuk menerima pembuahan.  Pada proses pembuahan ini, bagian kepala sperma akan menyatu dengan inti sel telur. Sel telur ini kemudian akan mengeras bagian luarnya. Namun yang perlu diketahui adalah, sel telur hanya bisa dibuahi oleh satu sel sperma saja.

Ketika sudah dibuahi, sel telur akan membelah menjadi dua. Setelah 20 jam, sel telur akan membelah menjadi empat. Dalam 3 hingga 4 hari, sel yang dibuahi akan sampai ke uterus. Kemudian, dalam tempo 7 hari, sel akan mengalamai perubahan bentuk menjadi sebesar jarum pentol yang disebut dengan blastosis. Dalam tempo 5 hari selanjutnya, blastosis menempel ke endometrium.

Setelah melalui proses ini, blastosis di usia dua sampai empat minggu akan mendapatkan nutrient melalui endometrium. Dalam masa ini juga akan berkembang plasenta. Plasenta adalah organ yang mengandung pembuluh darah ibu dan embrio. Melalui inilah embrio akan mendapatkan nutrisi, gas respirasi dan juga pembuangan limbah dari metabolisme. Selanjutnya embrio akan berkembang dan menjadi janin. Diperlukan pengawasan yang lebih lanjut agar janin kemudian sehat dan bisa tumbuh dengan baik.

 

BFI15020201

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY