Hati-Hati, Aktifitas Ini Bisa Merusak Otak Bayi!

Hati-Hati, Aktifitas Ini Bisa Merusak Otak Bayi!

171
0
SHARE
Hati-Hati, Aktifitas Ini Bisa Merusak Otak Bayi!
source : blogspot.com

KabarFemale—Pada dua tahun pertama anak, otaknya mengalami tahap pertumbuhan yang luar biasa. Tidak seperti sebelumnya, kini otak anak memiliki tiga kali ukurannya. Apa yang terpapar pada bayi, juga ketika bayi menerima terlalu sedikit atau terlalu banyak stimulasi, ini akan menjadi dasar bagi kehidupan bayi di masa selanjutnya.

Seorang dokter menunjukkan otak anak yang normal dan otak anak yang berada di panti asuhan, yang mendapat sedikit kasih sayang. Jika sedikit stimulasi bisa menghasilkan banyak area otak yang tidak aktif. Maka apakah terlalu banyak stimulasi bisa mengakibatkan terlalu banyak aktivitas di otak dan menyebabkan kerusakan?

Seorang dokter anak dan peneliti Dimitri Christakis, mengungkapkan tentang stimulasi berlebihan pada otak bayi atau batita dengan televisi atau game di layar kaca. Ia menemukan kalau semakin lama anak menonton televisi sebelum usia 3 tahun, semakin mungkin mereka mengalami masalah perhatian di sekolah dibanding mereka yang tidak menonton TV. Untuk tiap jam waktu menonton TV setiap hari, anak 10 persen lebih mungkin memiliki masalah perhatian. Misalnya 2 jam menonton TV setiap hari akan sama dengan 20 persen resiko lebih besar untuk mengalami masalah perhatian. Tak hanya jumlah waktu menonton televisi yang jadi masalah, tapi juga jenis acara yang anak tonton.

Pada sebuah artikel, Dr.Christakis mengungkapkan penggunaan aplikasi pada iPad yang melibatkan bayi bisa menstimulasi secara mental seperti mainan semacam balok, yang memberi anak rasa pencapaian dengan mencocokkan gambar binatang dan suaranya. Tapi orangtua harus waspada dan ketat memonitor waktu yang dihabiskan anak untuk menggunakan alat ini, karena muncul masalah pada penggunaan iPad yang kompulsif pada pengguna anak kecil.

Selanjutnya ia mengatakan, masalah lebih besar adalah penonton TV pasif (video atau DVD yang ditujukan untuk bayi), yang diketahui memiliki efek merusak pada area kognisi yang bisa terlalu menstimulasi dan berpotensi membahayakan.

Kini waktunya untuk mengajak bayi dan batita bermain di luar ruangan lebih lama. Matikan televisi dan ajak mereka yang sedang berkembang otaknya bermain di halaman rumah, yang bisa mengurangi resiko obesitas dan membantu anak belajar dan bersosialisasi dengan orang lain. Dengan membuat pilihan yang positif untuk generasi anak yang lahir dengan teknologi, kita bisa membantu membuat masa depan mereka lebih cerah dengan membuat keputusan lebih baik untuk aktivitas bermain.

 

AFI150301

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY