Diabetes dan Kehamilan

Diabetes dan Kehamilan

225
0
SHARE
Source: panduan lengkapuntukibuhamil

KabarFemale—Apakah wanita yang mengidap diabetes bisa hamil? Diabetes bisa terjadi pada seseorang tanpa peringatan dan kadang bisa terjadi tanpa ada riwayat keluarga. Bagi wanita usia produktif, ini bisa membuat stres karena keinginan menjadi ibu dan ketakutan akan membahayakan bayi. Tapi situasinya tidak seburuk yang Anda kira. Wanita dengan diabetes bisa hamil dan melahirkan bayi yang sehat.

Karena diabetes adalah kondisi kronis, orang perlu merawat kesehatannya. Memonitor tingkat gula darah jadi hal penting. Ini menjadi lebih penting selama hamil, ketika tubuh mengalami banyak sekali perubahan. Anda perlu berinteraksi lebih sering dengan dokter selama hamil dan berusaha mengontrol diabates sebisa mungkin. Dengan begitu Anda bisa menjalani kehamilan yang baik serta bayi juga sehat.

Komplikasi diabetes yang paling sering terlihat adalah pengaruhnya pada ginjal, mata, dan sistem saraf. Setelah melahirkan gejalanya bisa hilang, tapi pengobatan tetap dibutuhkan. Pastikan Anda menginformasikan dokter tentang perubahan pada tubuh karena bisa menjadi gejala kondisi ini. Kondisi umum yang terlihat pada ibu antara lain:
– Infeksi saluran kemih yang memicu demam
– Tekanan darah tinggi yang memicu cairan berkumpul
– Bengkak pada wajah
– Protein pada urin
– Sindrom lorong karpal yang memicu kebas atau kesemutan di tangan
– Resiko kelahiran prematur atau kebutuhan bedah sesar.

Jika tidak terdeteksi untuk waktu lama, masalah pada mata bisa memburuk serta kerusakan saraf dan gangguan ginjal parah. Obat bisa diberikan termasuk saran untuk menjalani bed rest, dirawat di rumah sakit, atau melahirkan dini.

Diabetes yang tidak diperiksakan juga bisa membuat bayi beresiko:
– Tingkat gula darah tinggi yang memicu akumulasi pada bahu
– Tingkat gula darah rendah setelah lahir
– Penyakit kuning
– Resiko mengalami obesitas atau diabetes di masa mendatang.

Bila tingkat gula darah diperiksakan sebelum dan selama hamil, kebanyakan komplikasi terkait diabetes bisa dikurangi. Ini bisa dilakukan dengan mengikuti langkah berikut selama hamil atau bahkan sebelum hamil:

Pemeriksaan teratur
Kehamilan membutuhkan pemeriksaan kesehatan yang teratur, wanita yang mengidap diabetes butuh lebih banyak pemeriksaan kesehatan. Ini untuk memastikan efek diabates yang terdeteksi dini dan komplikasi lebih lanjut pada wanita atau janin yang belum lahir bisa dicegah.

Awasi gula darah
Perubahan gula darah sangat cepat pada diabetes. Kehamilan menyebabkan perubahan yang cepat pada tubuh dan sangat penting untuk mengetahui bagaimana mengatasi perubahan ini dengan insulin, makanan, dan olahraga. Patikan Anda membawa glukosa untuk kondisi darurat. Juga beritahu orang di sekitar Anda tentang kondisi Anda dan apa yang perlu dilakukan bila Anda menunjukkan reaksi tingkat gula darah rendah.

Olahraga
Olahraga jadi hal wajib sebelum dan selama hamil bagi wanita pengidap diabetes. Ketika hamil, siapkan daftar olahraga yang bisa dilakukan dengan aman. Pastikan setidaknya 30 menit olahraga dilakukan setiap hari.

AFI150801

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY