Cara Mengitung Usia Kehamilan Sendiri

Cara Mengitung Usia Kehamilan Sendiri

219
0
SHARE
© softpedia-static

KabarFemale—Ketika Anda positif dinyatakan hamil, tentu hal pertama yang Anda rasakan adalah senang ya Moms, bersyukur karena apa yang Anda harapkan terkabul. Nah bagi Anda yang baru pertama kali akan menjadi seorang ibu mungkin masih sering bingung dengan bagaimana cara menghitung usia kehamilan.

Memang Anda bisa saja menanyakan dokter kapan perkiraan bayi Anda akan lahir. Tetapi alangkah lebih baik jika Anda juga bisa menghitung sendiri hari perkiraan bayi Anda lahir moms. Karena dengan mengetahui usia kehamilan Anda tentu lebih bisa mengetahui nutrisi yang tepat untuk Anda dan bayi Anda sesuai dengan usia kehamilan.

Setiap perkembangan tentu membutuhkan nutrisi yang berbeda, sehingga pertumbuhan bayi Anda akan lebih optimal. Sebenarnya mudah sekali moms untuk dapat menghitung usia kehamilan sendiri. Terdapat 2 cara menghitung usia kehamilan sendiri:

1. Dengan metode Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)

Cara menghitung usia kehamilan dengan metode HPHT hanya berlaku bagi Anda yang memiliki siklus haid teratur dan normal yaitu dengan rentang antara 28-30 hari. Untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda dapat menggunakan rumus Neagele.

Rumus ini dapat digunakan dengan menambahkan 7 pada HPHT atau hari pertama haid terakhir, selanjutnya mengurangi bulan dengan angka 3, dan menambahkan 1 pada tahunnya, namun pada penghitungan bulan terdapat dua macam dimana ada bulan yang bisa dikurangi 3 dan ada bulan yang tidak bisa dikurangi 3.

Untuk bulan yang tidak dbisa dikurangi 3 seperti Januari, Februari, dan Maret maka ditambahkan 9 pada bulan sedangkan untuk tahun tetap dibiarkan tanpa ada penambahan ataupun pengurangan.

· Misal:
Jika HPHT Anda adalah 17 Oktober 2013
Maka:
17-10-2013
+ – +
7 3 1
23 7 2014 (tanggal HPL)
Jadi perkiraan HPL Anda adalah jatuh pada tanggal 23 Juli 2014 atau

· Misal:
Jika HPHT Anda adalah 10 Januari 2014
Maka:
10 – 1 – 2014
+ + (tetap)
7 9 2014
17 10 2014 (tanggal HPL)
Jadi perkiraan HPL Anda jatuh pada tanggal 17 Oktober 2014.

2. Dengan metode Tinggi Puncak Rahim

Cara menghitung usia kehamilan yang kedua adalah dengan menggunakan metode tinggi puncak rahim. Metode ini dapat dilakukan dengan cara meraba tonjolan puncak rahim yang berada pada dinding perut. Penghitungannya dapat dimulai dari tulang kemaluan hingga puncak rahim.

· Misal:
Jika jarak antara tulang kemaluan hingga puncak rahim adalah 19 cm maka usia kehamilan Anda adalah 19 cm.

Penghitungan dengan metode ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan jari-jari tangan. Setiap peningkatan kenaikan 3 jari tangan maka usia kehamilan Anda bertambah 3 minggu. Namun penghitungan usia kehamilan dengan menggunakan metode ini sudah jarang dilakukan lagi.
Nah moms, sekarang sudah bisa kan menghitung usia kehamilan Anda sendiri? Semoga bermanfaat.

 

BFI1502016

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY